Dua dari Tiga Penggali Sumur di Sukabumi Tewas, Diduga Menghirup Gas Beracun

oleh -289 views

Foto : petugas Damkar saat melakukan evakuasi ketiga korban yang diduga keracunan gas beracun

SUKABUMI, TRANSMETRO.id – Ketiga pekerja pingsan diduga terkena zat asam saat akan melakukan pengurasan di sumur Kampung Selamanjah RT 3/11 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (22/4).

Dua korban Andri (45) dan Anwar (40), jatuh kedalam sumur sementara Ade (47) berhasil diselamatkan. Kejadian tersebut bermula ketiganya saat akan menguras sumur tua milik Asep (59 tahun). Nahas, ketiganya diduga menghirup zat berbahaya yang ada didalam sumur.

Pemilik sumur, Asep (59) mengatakan, ketiganya akan melakukan pembersihan sumur. Awal mulanya, salah seorang pekerja yang bernama Ade teriak meminta tolong saat berada didalam sumur. Sontak kedua rekannya langsung turun membantu.

Baca Juga  Salurkan Bantuan dan Tanaman. H Marwan Hamami, Ajak Civitas Akademi Persiapan Generasi Masa Depan

“Saat dalam sumur, Ade teriak meminta tolong. Namun, setelah ade berhasil ditolong naik kedua yang menolong malah pingsan dan terjatuh ke dalam sumur,” kata Asep.

Ditempat yang sama, Kasi Sapras Dinas Pemadam Kebakaran, Yudi Darmawan menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari warga, ia bersama tim langsung meluncur dan melakukan evakuasi kedua orang yang terjatuh ke sumur. Sementara, satu korban lagi langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi.

“Saat kita sampai dilokasi, dua orang masih terjebak didalam sumur, yang satu orang lagi selamat. Kedua korban berhasil dievakuasi kurang lebih satu jam dengan keadaan meninggal dunia,” jelas yudi.

Masih kata ia, diduga sumur yang tertutup dan sudah lama tidak dipakai itu mengandung gas beracun. Sehingga, menyebabkan ketiga pekerja tersebut keracunan gas berbahaya.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD .

“Alhamdulillah, kita dengan dibantu tim dan beberapa unsur relawan berhasil mengevakuasi semua korban. Saat ini, ketiganya sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya.

Reforter Candra

Redaktur Sutisna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *