Angka Kemiskinan di Kabupaten Sukabumi Menurun 6.67 Persen

oleh -2.1K views
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Foto : Istimewa

SUKABUMI, TRANSMETRO.ID – Angka kemiskinan di Sukabumi pada 2018 tercatat mencapai 6.67 persen. Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Menurutnya angka tersebut merupakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sedangkan angka kemiskinan di 2016 mencapai 17,66 persen.

“Berkat upaya pemerintah dan elemen masyarakat lainnya pada 2018 jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Sukabumi turun drastis tinggal 6,76 persen lain dari jumlah penduduk sekitar 2,43 juta jiwa,” kata Marwan, seperti dikutip antaranews.com, Minggu (26/5).

Marwan mengatakan angka kemiskinan di kabupaten terluas di Jawa dan Bali ini lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional yang saat ini tercatat 9,82 persen dan Jawa Barat sekitar 7,45 persen.

Baca Juga  Jelang Perhelatan Pilkades, Pemdes Curug Luhur Gelar Pembinaan

Meski terdapat pencapaian ini, pihaknya terus berupaya menekan angka kemiskinan di daerah melalui koordinasi antara Pemkab Sukabumi, Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat.

Menurut dia, persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah penurunan dan persentasi penduduk miskin, tapi juga cara penanganan.

Strategi dalam percepatan penanggulangan kemiskinan antara lain memperbaiki program perlindungan sosial, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin serta menciptakan pembangunan yang inklusif.

“Walaupun angka kemiskinan tidak bisa entaskan hingga nol persen, tetapi minimalnya setiap tahun terus berkurang sehingga grafik masyarakat yang awalnya miskin bisa berubah menjadi prasejahtera maupun sejahtera,” tambahnya.

Di sisi lain, Marwan menginginkan masyarakat mampu memanfaatkan potensi daerah masing-masing dan tidak hanya berharap menjadi buruh pabrik maupun migran agar tingkat kemiskinan makin menurun.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Lantik Kembali Dirtek PERUMDAM Tirta Jaya Mandiri

Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang besar mulai di bidang pariwisata, perdagangan hingga jasa. Hal ini juga didukung oleh pemerintah pusat yang sedang membangun Jalan Tol Bocimi, jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor serta Bandara Sukabumi.

Dengan semakin pesatnya akses transportasi ini tentunya akan banyak investor yang datang ke Kabupaten Sukabumi dan kondisi ini harus dimanfaatkan oleh warga agar jangan sampai dinikmati sepenuhnya oleh para pendatang dari luar.

“Kami yakin Kabupaten Sukabumi bisa menjadi daerah yang termaju minimalnya di Jabar karena banyak potensi yang belum termanfaatkan secara utuh,” kata Marwan.

Redaktur : Bambang Supriyadi

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *