Berencana Bangun Kantong Parkir di Bogor, Bima Arya : Tunggu Investor dan APBD

oleh -771 views
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto : Istimewa

BOGOR, TRANSMETRO.ID – Sebagai salah satu upaya menata Kota Bogor, khususnya di bidang transportasi, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pihaknya akan membangun kantong-kantong parkir di kota hujan. Salah satunya yaitu park and ride di kawasan Pasar Bogor. Pembangunannya sendiri akan dibantu Pemerintah DKI Jakarta.

“Pak Anis Baswedan sudah menyampaikan minatnya untuk membantu park and ride di Pasar Bogor, itu kita akan ajukan dananya dan yang sedang dilirik untuk dibangun oleh Provinsi Jakarta adalah Pasar Bogor,” kata Bima, Senin (6/5).

Baca juga : Kemenhub Kaji Pemberlakuan Satu Arah dan Ganjil Genap di Tol Saat Arus Mudik

Selain park and ride Pasar Bogor, pihaknya juga bakal membangun kawasan parkir di Kebun Raya Bogor yang berdasarkan rencana dibangun oleh LIPI di belakang museum zoologi.

Baca Juga  Isu Impor Guru, Mendikbud : Pemerintah Hanya Mendatangkan Instruktur

“Kemudian di titik lain, untuk lahan parkir kita akan kerjasamakan dengan investor seperti di Stasiun Bogor, di Bubulak juga akan ada park and ride tapi dari kerja sama investor,” kata Bima.

Bima mengatakan, kantong parkir itu, terutama park and ride Pasar Bogor, diharapkan mulai dibangun pada 2020.

“Kalau kita berharap tahun depan mulai dibangun Jakarta tapi kan tergantung APBD, itu bentuknya hibah manfaatnya juga ada bagi kedua kota yakni membuat warga Jakarta lebih nyaman ke Bogor karena selama ini banyak tidak dapat parkir kalau berwisata ke Bogor,” katanya.

Baca juga : Gantikan Apel Pagi, ASN Kota Bogor Ikuti Pengajian Ramadhan

Kendati demikian, park and ride Pasar Bogor yang diperkirakan akan dapat menampung ribuan unit kendaraan roda empat ini tidak hanya mengandalkan bantuan DKI Jakarta namun juga dari APBD Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, dan investor.

Baca Juga  Kapolsek Bersama Unsur Lima Pilar Lakukan Survey Jalan Rusak Wilayah Cikembar

“Anggaran di park and ride Pasar Bogor itu butuh sekitar 300 miliar, dengan daya tampung 1000 mobil. Untuk anggaran itu kita ajukan juga ke Jawa Barat, ada investor dan ada APBD,” tandasnya.

Reporter : Bambang Supriyadi
Redaktur : Bambang Supriyadi

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *