Geger, Warga Temukan Mayat Dikebun

oleh -236 views

SUKABUMI, TRANSMETRO.ID – Warga Kampung Cekdam Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat pria dalam keadaan telungkup disekitar area kebun dan pesawahan.

Atas dasar informasi tersebut petugas piket SPKT Regu II langsung berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara dimaksud, setelah tiba di TKP sekitar pukul 12.00 WIB.

“Petugas langsung turun kelokasi, dan benar ditemukan Fakta-Fakta bahwa ada seorang mayat berjenis kelamin laki-laki,” tutur petugas piket SPKT Regu II Polsek Sagaranten Aiptu Asep Eri, Senin (27/5).

Kronologis kejadian ditemukannya mayat tersebut berawal dari seorang petani bernama Asep yang sedang bekerja dikebun.

“Petani itu melihat seorang mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut sudah ada dalam posisi telungkup dan dipenuhi dengan lalat,” ungkapnya.

Baca Juga  Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan Tewas di Pinggir Sawah Sukabumi

Kemudian setelah itu Asep menginformasikan kepada Perangkat Desa Datarnangka terkait peristiwa itu,
dan langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Sagaranten dan pihak Kepolisian Sektor Sagaranten.

Namun tak diduga, ketika pihak petugas bergegas menuju lokasi, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pria bernama Holid mengaku mayat yang terkujur merupakan Ayah kandungnya.

“Pas di lokasi, ada pria bilang kalau itu mayat Ayahnya, dan sudah menghilang selama 10 Hari dari rumahnya yang beralamat Kampung Bojonghaur Rt 17/03 Desa Puncakmanggis Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Menurutnya penuturan Holid, Ayahnya yang bernama Duloh itu tinggal di kampung Bojonghaur RT. 17/03 Desa Puncakmanggis Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi itu menghilang sekitar hari Kamis (16/5) sekitar Pukul 15.00 WIB, Bapaknya itu mengalami penyakit pikun sehingga sering berpergian tanpa izin dan diketahui oleh Pihak keluarga.

Baca Juga  Ini Dia, Sosok Baru Yang Menjadi PJS Bupati Sukabumi.

“Iya memang ayah Holid ini sering berpergian dari rumah tanpa pamit,” ungkapnya.

Dan Holid meminta agar Pihak Kepolisian Sektor Sagaranten dan Pihak terkait untuk tidak melakukan Autopsi terhadap Mayat tersebut, dan menerima kejadian tersebut merupakan suatu Musibah dan Takdir dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, dan mayat dibawa ke Keluarga untuk dikebumikan.

“Ya holid minta mayat itu tidak di autopsi dan dipulangkan untuk di makamkan,” tutupnya.

Reporter  : Deny supriadi
Redaktur : Sutisna

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *