Operasi Martabat dan Ketupat Lodaya Polresta Sukabumi Turunkan 800 Personel Gabungan

oleh -192 views

SUKABUMI, TRANSMETRO.ID – Polres Sukabumi Kota bersama pemerintah daerah, Komandan Distrik (Kodim) 0607, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi gelar apel pasukan ops ketupat lodaya 2019 di terminal type A Kota Sukabumi.

Kapolres Sukabumi kota, AKBP Susatyo Purnomo Chondro dalam sambutannya memaparkan tentang amanat Jendral Tirto Karnavian agar semua petugas menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dimanapun baik aksi serangan teror, kejahatan yang meresahkan masyarakat sehingga mengganggu keselamatan perjalanan teknis, sehingga harus di antisipasi.

Menurutnya Operasi Ketupat Tahun 2019, dinilai berbeda dengan kegiatan serupa di tahun-tahun sebelumnya, karena sekaligus bertepatan dengan Pemilu, sehingga akan dilaksanakan dua kegiatan sekaligus, yaitu operasi Martabrata dan Operasi Ketupat Lodaya.

Baca Juga  Ketiga Pelaku Pembunuhan Gadis Cilik di Sukabumi Mengidap Kelainan Seks

“Untuk operasi ketupat ini jajaran polres Sukabumi Kota menurunkan 800 personel gabungan antara TNI, Polri dan instansi dari pemerintah Kota Sukabumi,” tuturnya.

Disinggung terkait rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan jelang arus mudik di Kota Sukabumi, pihaknya mengaku saat ini masih melakukan pemantauan. Menurutnya untuk rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara tentatif serta melihat perkembangan arus ledakan kendaraan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dishub, mungkin akan ada rute yang akan kita berlakukan satu arah, saat ini kendaraan besar sudah kita alihkan melalui Jalur Lingkar Selatan, jadi nanti khususnya tengah kota, walaupun jalan lambat tapi dia (kendaraan) masih bisa berputar.” paparnya.

Sebab, hal itu dilakukan untuk menyikapi permasalahan one way (satu arah) apabila diberlakukan satu arah dari Jakarta yang memungkinan seluruh kendaraan masuki ke Sukabumi. Pihaknya telah menyiapkan sarana maupun personel untuk memperlancar, dengan menggelar tiga pos keamanan dan dua pos peristirahatan.

Baca Juga  Warga Tangkil Patut Berbangga Hati, Pemdes Programkan Alternatif Ciburial-Loji

“Jika kemungkinan one way diberlakukan kami sudah persiapkan, kami menghimbau kepada masyarakat pemudik untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan, pastikan kendaraan siap dan layak untuk digunakan. Serta memastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman terkunci,” paparnya.

Pihaknya meyakini kemanan dan kenyamanan lebaran tahun ini akan sama lancarnya dengan lebaran tahun 2018. sebab di 2018 tidak ada aksi serangan teror intoleransi maupun kekerasan dan kelancaran stok serta kelancaran lalu lintas salah satunya berkat adanya tol Trans jawa serta insfratuktur pendukung lainnya.

“Saya yakin keamanan dan kenyamanan mudik tahun ini bisa ditingkatkan pada 2019, kami akan bekerja keras dalam pengamanan,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, diakhir apel diisi dengan penampilan drumband dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Baca Juga  Lomba Cerdas Cermat Antar Muspika, Peserta dan Juri Kompak Kenakan Baju Adat 

Reporter  : Diana
Redaktur : Sutisna

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *