Bupati Sukabumi Ajak Guru Ngaji Tingkatkan SDM Keagamaan

oleh -554 views
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami memberikan pengarahan kepada para peserta Sarasehan Guru Ngaji di Pendopo Sukabumi, Jumat (26/7). Foto : Istimewa.

SUKABUMI, TRANSMETRO.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengajak para guru ngaji untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan di tengah masyarakat. Pasalnya selama ini, para guru ngaji telah menunjukkan peran serta untuk membangun mental generasi muda sebagai pelaku pembangunan di masa yang akan datang.

Hal itu disampaikan Marwan saat meresmikan acara Sarasehan Guru Ngaji yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi di aula Pendopo Sukabumi, Jumat (26/7).

Dalam menjalankan pengabdiannya, ucap marwan, para guru ngaji bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya berusaha mencetak insan-insan pembangunan yang memiliki kesadaran keagamaan yang tinggi.

“Tugas Bapak dan ibu sangatlah penting dalam membentuk sumber daya manusia yang memiliki mental untuk membangun. Para guru ngaji berperan dalam  menguatkan syariat Islam bagi anak-anak yang dididiknya,” ujar Marwan, seperti dikutip pelitasukabumi.com.

Dengan menjalankan peran dan fungsinya, lanjut Marwan guru ngaji menjadi bagian penting dari masyarakat dalam mencapai terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri menuju Sukabumi lebih baik seperti bunyi dari tema kegiatan sarasehan. Bupati juga memuji semangat para guru ngaji dalam menularkan ilmu kepada anak-anak didiknya.

“Kepada para guru ngaji di Kabupaten Sukabumi kami menyampaikan terima kasih atas peran sertanya dalam mendidik anak-anak. Acara ini penting sebagai forum untuk bertukar pengalaman dan saling berbagi ilmu dalam mengajar anak-anak mengaji,” ujar Marwan.

Pada peresmian sarasehan tersebut tampak hadir Ketua DMI Kabupaten Sukabumi, KH. Abdul Ajiz, Kabag Sosial dan Keagamaan Setda Kabupaten Sukabumi, H. Unang Sudarma, pengurus DMI tingkat kabupaten, dan anggota Komunitas Tilawah Tiga Puluh Juz (KTT)  dari tiap kecamatan.

“Sarasehan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan anggota KTT dan guru ngaji. Secara rutin kami memberikan pembinaan kepada para guru ngaji untuk memperkuat SDM di bidang keagamaan dalam rangka mempercepat terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri,” kata Unang. (ps/bas).

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *