Mengajar Kelas Satu SD dengan Mengenal Karakter Siswa

oleh -309 views
Guru kelas satu SDN Desa Cibima, Nani Zahara menerapkan metode mengenal karakter siswa untuk meningkatkan keberhasilan mencapai tujuan kegiatan belajar mengajar di kelas. Foto : Istimewa.

SUKABUMI, TRANSMETRO.ID – Guru harus menjadi ibu kedua di kelas agar para siswa merasa nyaman saat berada di lingkungan sekolah. Dia juga mesti mengenal  karakter anak didiknya, terutama siswa yang baru duduk di bangku kelas 1 SD. Karena itu para guru harus mengetahui berbagai latar belakang yang membentuk karakter yang berbeda-beda dari siswanya.

Hal itulah yang diterapkan Nani Zahara, salah seorang guru kelas satu di SDN Citra Bina Mandiri Dewi Sartika (Desa Cibima) Kota Sukabumi ketika menjalankan tugas sehari-hari di dalam kelas.

Menurut Nani, mengenal latar belakang dan karakter siswa kelas satu sangat menentukan keberhasilan dalam upaya meningkatkan prestasi dan pembentukan kepribadian mereka.

“Metode yang saya terapkan adalah melihat dulu latar belakang karakter anak. Kalau anak tersebut manja, maka saya akan meraihnya dengan kasih sayang seperti yang dilakukan ibu mereka di rumah,” kata Nani kepada wartawan, Kamis (25/7).

Dilansir pelitasukabumi.com, Nani yang sehari-hari menjabat Wakil Kepala SDN Desa Cibima Bidang Kesiswaan dengan telaten mendekati para siswa kelas satu untuk mengenal satu-persatu karakter mereka.

Setelah dipelajari, karakter anak-anak didiknya itu didalami lebih jauh. Nani akan berusaha untuk membuat anak didiknya merasa nyaman berada di kelas. Selain itu dia menghadapi tantangan untuk mengenalkan huruf dan bilangan karena sebagian besar siswa kelas satu belum lancar membaca dan menulis.

“Untuk melancarkan kegiatan belajar mengajar di kelas satu, saya akan memberikan perhatian khusus kepada anak yang belum bisa membaca dan menulis. Secara pelan-pelan, siswa seperti itu diberi  bimbingan belajar khusus  di luar jam pelajaran,” jelas dia, seperti dikutip pelitasukabumi.com

Pemberian bimbingan tambahan tersebut, lanjut Nani, sangat penting untuk menjadikan semua siswa memiliki kemampuan membaca dan menulis yang homogen agar tidak ketinggalan pelajaran.  Biasanya, setelah bimbingan khusus selama satu bulan, para pesertanya dapat memiliki kemampuan membaca dan menulis yang memenuhi standar.

Nani sudah mengajar selama 19 tahun di SDN Desa Cibima yakni sejak berdirinya sekolah tersebut pada tahun 2000. Awalnya dia mengajar kelas II, selanjutnya mulai tahun ketiga sampai sekarang dia dipercaya mengajar anak kelas satu. (ps/bas).

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *