Kabar Buruk Dari PT KIA Group Cileungsi

oleh -2.7K views

TRANSMETRO.ID BOGOR
Kabar buruk datang dari karyawan PT KIA termasuk KSM Cileungsi, KKM Cileungsi. Pasalnya group PT KIA tersebut mengaku menderita kerugian akibat persaingan bisnis dengan beban tinggi dari penggajian karyawan tetap hingga terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran dari semua unit usaha KKM, KSM dan SCG mulai tingkat foreman hingga operator.

“KIA tidak bangkrut, tapi kami para karyawan tetap tingkat foreman dan operator di-PHK katanya sih untuk mengurangi beban operasional tinggi dari penggajian karyawan tetap karena hal ini akan mengurangi daya saing KIA dari harga keramik di pasaran,” ungkap seorang karyawan mengaku bernama Andi ditemui di lokasi, Kamis (28/11).

Hasil pemantauan Wartawan kami, 28 November 2019 di halaman pabrik, perusahaan yang beralamat Jalan Narogong KM 51,9 Desa Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi tersebut riuh dengan ratusan karyawan yang mengadakan acara perpisahan.

Seorang karyawan mengaku sudah belasan tahun bekerja yang enggan ditukis namanya mengatakan : “Uang pesangon tidak ada masalah dan sudah disepakati bersama sejumlah 2 x Peraturan Mentri Tenaga Kerja (PMTK) dan dibayar 4 termin selama 4 bulan mulai ahir Desember 2019 hingga ahir Maret 2020”.

Masih menurut sumber karyawan lain, PT KIA bernaung dubawah SSG, PHK besar-besaran selain di KKM dan KSM Cileungsi, juga terjadi di KKM Gresik, KIA / SCG Karawang.

Pantauan secara umum, perusahaan telah menutup semua gerbang PT KIA secara permanen kecuali KKM yang masih beroperasi tingkat manajemen, menandakan pabrik tidak beroperasi untuk sementara waktu hingga didapat karyawan baru dengan sistim kontrak dan order penjualan kembali dijalankan.
Aktivitas hanya berada di bagian perapihan lokasi dengan forklip yang mondar mandir mengangkut barang-barang di dalam pabrik, juga kegiatan manajemen dan bagian penjualan yang tetap aktif menerima pesanan terutama menghabiskan barang dagangan dari hasil produksi sebelumnya.

Sayangnya kami belum diperkenankan masuk untuk menemui dan konfirmasi dengan pihak manajemen karena menurut petugas security, pihak HRD dan manajemen lainnya, karena tingkat top manajemen hingga Supervisor tidak ada PHK dan mereka sedang sibuk dengan kondisi yang belum memungkinkan untuk menerima tamu.

Perusaahn milik warga negara Thailand berlabel SCG (Siam Cemen Groub) tersebut membawahi PT KIA Groub dengan 3 anak perusahaan di Cileungsi yaitu KIA C, Keramik Serpihan Mas (KSM) C dan Kia Keramik Mas (KKM) C. Sedangkan 2 perusahaan lainnya adalah KIA Karawang dan KKM Gresik.

Reporter : W Putra
Editor : Didi S.

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

3 thoughts on “Kabar Buruk Dari PT KIA Group Cileungsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *