Salut, Ibu Rumah Tangga ini Gendong Anak Ikut UAS di PKBM

oleh -237 views

SUKABUMI.TRANSMETRO,-Sebanyak 271 Orang mengikuti Ulangan Akhir Semester (UAS) semester ganjil yang di gelar oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Perintis Kecamatan Ciambar yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Ciambar jalan Ciambar Pasir Angin Kampung/Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/12/2019).

Ketua PKBM PERINTIS Kecamatan Ciambar Owin Sapiudin, mengatakan, Lembaga PKBM Perintis Kecamatan Ciambar tengah melaksanakan UAS ganjil yang di ikuti 271 Orang terdiri dari paket A 21 dari jumlah 37 Orang, paket B 106 orang dan Paket C 150 orang.
“Setidaknya ada lima kelas di SD Negeri 1 Ciambar jalan Ciambar Pasir Angin Kampung/Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, yang di gunakan untuk 271 peserta yang mengikuti UAS,” kata Owin.

Menurut Owin, hasil nilai UAS ini nantinya akan di akumulatif dengan USBN sehingga nilainya berpengaruh pada nilai ijazah pada akhir tahun.

“Hari pertama UAS di laksanakan ada empat mata pelajaran diantaranya Matematika, PKN, Bahasa Inggris, dan sosiologi. Jumlah keseluruhan ada 10 mata pelajaran yang menjadi lembaran soal UAS, soal lembaran UAS di buat oleh Lembaga PKBM,” jelasnya.
UAS akan dilaksanakan selama empat hari mulai Minggu (22/12/2019), Rabu (25/12/2019) dan terakhir Minggu (29/12/2019). “Pesertanta dari jumlah dua kelompok belajar dari Kecamatan Ciambar dan Kecamatan Bojonggenteng,” katanya
Selain itu, tambah Owin, ada sebanyak 26 santri dari Ponpes Daarul Habib Ciambar yang mengikuti juga UAS, dan mereka ada yang berasal dari Bangka, banten, Palembang dan juga jabodetabek.

“26 santri dari Ponpes Daarul Habib Ciambar mengikuti ujian akhir semester mereka berasal dari Bangka, banten, Palembang dan juga jabodetabek,” ujarnya.

“Alhamdulillah, sambung Owin, para peserta UAS yang hadir mencapai 90% namun yang tidak hadir pagi ini. Diakuinya yang belum hadir diberikan kesempatan kelompok ke ll Minggu siang sekira pukul 13.00WIB siang,” tandasnya.

Owin memastikan bahwa minat masyarakat terhadap lembaga kami alhamdulilah sudah cukup baik, namun fasilitas masih kurang kami belum mempunyai ruangan, dan hanya baru plmemiliki kantor saja.

“Baru kantor saja, dan kegiatan KBM dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu iyupun masih numpang di lima Madrasah Dinyah (MD),” sebutnya.

Lima MD itu ialah, seperti MD Cijambu Desa Ginanjar, MD Nyalindung Desa Cimunjul, MD Ciwarung Desa Cibunarjaya, MD Cimuncang Desa Bojong genteng, MD Pangkalan Desa/Kecamatan Bojonggaling Kecamatan Bojong genteng.

“Mudah-mudahan dengan tingginya minat masyarakat yang masuk ke lembaga PKBN. Pemkab Sukabumi dapat memperhatikan dan membatu fasilitas lembaga kami, terutama bangunan ruang kelas,” umgkapnya.

Dikatakan Owin, pihaknya saat ini sudah menyiapkan tanah lengkap dengan sertifikat tinggal bangunan yang masih belum punya, “mudah-mudahan ada perhatian dari Pemkab Sukabumi,” pungkasnya.

Owin memastikan masih tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan ijazah kesetaraan (paket) sehingga ibu dua anak asal Ciambar ini rela ikut UAS sambil ngasuh anaknya yang masih usia balita.

“Meskipun sedikit kesulitan dalam konsentrasi untuk mengisi soal demi soal UAS karena menggendong buah hatinya namun ibu rumah tangga ini terlihat sangat antusias,” katanya.

Sementara itu, Desih (30) ibu rumah tangga sebagai satu peserta UAS paket B mengatakan, selama ini ijasah SD yang dia miliki belum berarti baginya, faktor ekonomi yang membuat ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.” Ya mau gemana lagi pak terpaksa saya ikut ujian paket B sambil ngasuh anak,” lirihnya.

Diakuinya, desakan ekonomi yang membuat dirinya ingin memiliki ijasah setara SMP karena ingin kerja di pabrik untuk membatu ekonomi keluarganya.

Reporter : Rawin S

Editing. : Ade S

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *