10 Pilot Gagah Berani Kirim Logistik Koban Bencana di Langit, Sukajaya.

oleh -185 views

KABUPATEN BOGOR,TRANSMETRO -Sebanyak 10 desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, luluh lantak diterjang banjir dan tanah longsor pasca diguyur hujan deras sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020).

Jalan darat terputus, daerah terisolir karena bencana, maka transportasi udara menjadi sarana paling efektif untuk pendistribusian bantuan logistik.

Seperti yang dilakukan komunitas Ordirga Paramotor selama 5 hari ini, saat terjadi bencana tanah longsor di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya Kabupeten Bogor Jawa Barat.

Mereka dengan gagah berani dan cekatan, para Pilot Paramotor tersebut terbang diantara perbukitan masuk ke daerah bencana yang terisolir.

Menggunakan Paramotor dan Paratrike dengan 10 personel pilot, secara bergantian mereka terbang dan mengirim aneka logistik dari posko di Desa Nanggung Kabupeten Bogor, dengan cara dropping atau dijatuhkan.

Bantuan mereka menjadi penyemangat para korban bencana yang kekurangan makanan karena sudah beberapa hari terisolir.

Sesungguhnya penerbangan paramator ini agak sulit dan penuh resiko. dengan kondisi cuaca tidak menguntungkan alias jelek dan angin kencang hingga sering berubah arah, apalagi dengan membawa beban bingkisan bantuan.

Belum lagi daerah sasaran dropping yang berada di celah pegunungan, mengharuskan para pilotnya meliuk bermanuver agar tetap bisa terbang, sekali salah manuver akan fatal akibatnya, parasut bisa terlipat dan Paramotor kehilangan daya angkat.

Namun karena rasa solidaritas tinggi kepada sesama, para pilot berusaha untuk terbang menembus rintangan dengan tetap memperhatikan keselamatan terbang.

“Sekali mengudara, 1 paramotor mampu membawa 50 kg bala bantuan, sedangkan Paratrike mampu membawa 80-100 kg”, Kata Cahyo Alkantana, Ketua Paramotor Indonesia (PMI) Bogor Rabu (7/1/20) kepada transmetro, yang hadir memimpin langsung kegiatan tersebut.

Melalui aktifitas tersebut, komunitas Paramotor Indonesia yang berada di bawah pembinaan TNI AU melalui FASI ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya berkutat di olahraga terbang melulu, tetapi juga dapat membantu meringankan kesulitan yang dialami sesama. Pungkasnya.

Reporter : Sutyono

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *