“Kembali LSM Geram Banten Indonesia,’ Berikan Bantuan Korban bencana Lebak.

oleh -290 views

CURUGBITUNGLEBAK,- Korban Bencana banjir bandang yang melanda di beberapa wilayah Kabupaten Lebak sudah hampir dua pekan lalu. bersyukurnya bantuan hingga hari ini terus mengalir diberbagai pihak.

Namun pasca bencana itu, menyisakan sekitar 120 rumah warga rusak, 100 Siswa, diberbagai tingkatan sekolah terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar (KBM)

Maka dari itu, Ketua LSM Gerakan Reformasi Masyarakat (GERAM) Banten Indonesia, H Alamsyah MK bersama jajarannya, turun langsung untuk kedua kalinya. Ke lokasi bencana Yaitu di Kampung Cimuhara Desa Ciladaeun.Kecamatan Gedong

Menurutnya, Alamyah,”Kita yang kedua kalinya kembali menyerahkan bantuan bencana, di wilayah Kecamatan Curugbitung tepatnya di Desa Mayak, pada Minggu (12/01). bantuan ini berupa kebutuhan sembilan pokok (sembako),

Seperti, Makanan ringan, kebutuhan Balita/Batita dan Pakaian secara symbolis bantuan itupun diserahkan Koordinator Cabang (Koorcab) Pandeglang, Pardi Hartawan dan diterima langsung Mulyadi, Koordinator Posko Pengungsian.

“Alhamdulillaah, meskipun tidak seberapa kami cukup senang bisa berbagi, kita sangat bahagia kedatangan disambut baik oleh warga disini” Ucapnya.

Menurut Mulyadi, Mengatakan, Kami bersama warga pengungsian sangat berterima kasih bantuan tersebut dan
berterima kasih kepada rekan rekan telah peduli dan bantuan ini memang sangat kami butuhkan disaat kondisi seperti ini” Pungkasnya..

H Muyung, yang mendampingi penyerahan bantuan tersebut, Mengatakan “Bahwa saat ini yang dibutuhkan korban bencana, bukan saja berupa bahan sembako dan pakaian, tetapi ada hal lain yang sangat mereka sabgat butuhkan. Seperti kebutuhan peralatan memasak,

Seperti kompor gas, tabung gas,dan peralatan lainnya, jadi meskipun mereka sudah mendapatkan bantuan bahan sembako, mereka tetap kesulitan bagaimana semuanya itu, untuk bisa dimasak, sedangkan peralatan yang ada sangat terbatas” Ujarnya.

Ia menambahkan, informasi yang saya dapatkan, di Kampung Mayak sekitar 120 rumah warga yang rusak akibat banjir bandang, 100 Siswa diberbagai tingkatan sekolah yang terpaksa tidak bisa mengikuti kegiatan belajar (KBM) karena semua seragam dan perlengkapan sekolah mereka semuanya raib terbawa banjir” Pungkasnya.

Reporter : Adhen

Redaktur : Hermawan

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *