BPS Cianjur Gelar Rakor Konsulidasi Sensus

oleh -126 views

CIANJUR.TRANSMETRO,-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cianjur gelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi dalam rangka Sensus Penduduk 2020 online (SP2020 online) Kabupaten Cianjur yang dilaksanakan di Ruang Aula Bappeda Cianjur, Jalan Raya Bandung, Selasa, (18/02/2020).

Turut hadiri Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur M. Abdul Azis Sefudin, Asisten Daerah Ekonomi Pembangunan Yanto Hartono, Para Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Kepala BPS Kabupaten Cianjur Dani Jaelani mengatakan, untuk pertama kalinya Badan Pusat Statistik atau BPS memakai sistem daring (online) dalam melakukan sensus penduduk. Masyarakat hanya perlu menyiapkan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan kartu keluarga (KK) yang didalamnya terdapat nomor induk kependudukan (NIK).

Baca Juga  Pandemi Masih Berlangsung, Yuk Banyak Bergerak Tingkatkan Imun World Health Organization (WHO)

“Kalau ada akta pernikahan, silakan dimasukkan. Tapi kalau tidak ada, itu akan tetap jalan,” katanya.

Dani menuturkan, cara mengisi Sensus Penduduk 2020 Online, langkah pertama adalah membuka situs sensus.bps.go.id. Lalu, masukkan NIK sesuai KTP dan nomor KK serta kode captcha yang tertera pada layar. Klik “cek keberadaan”.

Langkah selanjutnya, buat sandi kunci atau password yang berlaku untuk seluruh anggota dalam satu KK. Setiap KK hanya perlu satu password.

“Kalau satu KK ada lima orang, password-nya harus sama. Bisa diisikan semua, bisa juga masih-masing, kemudian pilih pertanyaan pengaman untuk keamanan data,” terangnya.

Setelah itu, layar akan menunjukkan 22 pertanyaan dasar, beberapa diantaranya adalah nama, tempat dan tanggal lahir, agama, tempat tinggal, pendidikan dan pekerjaan. Contoh lainnya adalah berapa daya listrik di rumah dan air minum yang digunakan.

Baca Juga  Sekda Minta Kecamatan Dukung Kabupaten Sukabumi Layak Anak

“Jawab pertanyaan tersebut dan data anggota keluarga lainnya. Langkah terakhir, usai menjawab pertanyaan, klik kirim dan unduh bukti pengisian,” jelas Dani.

Sementara Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, mengatakan, data penduduk dalam SP 2020 akan menjadi dasar pemerintah dalam membuat berbagai kebijakan, seperti pendidikan, pangan, kesehatan, dan perumahan. Selain itu, sensus penduduk menjadi parameter demografi dan proyeksi soal fertilitas, mortalitas, migrasi, dan karakteristik lainnya untuk indikator tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).

“Adapun periode sensus penduduk 2020 online (SP2020 Online) dimulai pada 15 Februari sampai 31 Maret 2020, ujarnya.

Herman meminta, Sensus Penduduk 2020 harus sukses. Masyarakat diimbau memberikan informasi sejujur-jujurnya.

Baca Juga  Rapur Penyampaian Laporan Pansus COVID-19 dan Jawaban Bupati atas Tiga Raperda

“Informasi yang bapak-ibu berikan akan sangat menentukan pembangunan Pemerintah Kabupaten Cianjur kedepan,” ungkap Herman. seperti yang dikutip humas Cianjur

Herman menambahkan, apabila masyarakat mengalami kendala dalam memasukkan data, mereka dapat mencoba tiga kali. Namun, jika tetap tidak bisa, maka akan ada petugas Sensus mendatangi langsung rumah. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet dan gawai.

“Masyarakat juga tidak perlu khawatir kalau melewatkan tahap pertama sensus penduduk ini, masih ada tahap kedua, yaitu pencacahan lanjutan secara konvensional,” pungkasnya.

Red* Fajar G/Yudhiestira

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *