Viral di Medsos Menculik Anak,Wanita Muda ODGJ di Amankan Warga

oleh -169 views

Wanita ODGJ saat di amankan Tim Reaksi Cepat Yayasan Panti Sosial Aura Welas Asih,Cipatuguran,kota Palabuhanratu

SUKABUMI,TRANSMETRO,– Heboh di media sosial terkait diduga penculik anak, di Kampung Kiaralawang RW 2O Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, diamankan warga di kantor Kecamatan Palabuhanratu. (28/02/20).Kurniawan, Salah satu warga Pintu Air Rt.03/17, Kiaralawang mengatakan. Hal itu guna menghindari tindakan masyarakat yang berlebihan terhadap terduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), karena belum jelas kebenarannya.Terduga ODGJ Diviralkan Penculik anak, saat berada di kantor Kec Palabuhanratu, Jum’at (28/02/20)“Dari informasi terduga yang mengaku bernama Neng Sari perkiraan usia (23 ) itu mendekati anak yang sedang bermain, makanya bersama warga dan anggota Polsek mengamankan ke Kantor Kecamatan,” Singkatnya.Dilokasi yang sama, Ketua Umum Panti Sosial Aura Welas Asih, Deni Solang menjelaskan, dirinya menerima laporan dari pihak Polsek Palabuhanratu dan kecamatan telah diamankan wanita yang di duga penculik anak.”Kami menerima laporan langsung ke Tempat dimana perempuan tersebut diamankan, selanjutnya saya lihat kalau bicaranya tidak nyambung, penampilan dekil dan kotor. Itu tanda pertama sakit jiwa, ya harus kita obatin,” Ujarnya.Lanjut dirinya, Kalau yang beredar dimasyarakat bahwa penculikan anak, itu tidak benar. Karena sebagian besar yang kami terima adalah ODGJ, penggiringan opini masyarakat, nyatanya mereka yang sebenarnya itu sakit jiwa, seharusnya di kasihani, jangan di tuduh penculik karena belum ada bukti.”Dengan obat dan kita rawat dengan rehabilitasi, insya allah dia akan kembali lagi pulih, disitu baru kita tau dia siapa dan dari mana asalnya? dimana keluarganya itu nanti kita korek lagi. Ketika dia mendekati anak, mungkin yang menyebabkan dia bisa sakit jiwa, karena anaknya di bawa suami, atau penekanan yang lain,”Tuturnya.Deni berharap, masyarakat Jangan seperti itu ,karena mereka perlu di kasihani dan di obati, dan berkoordinasi untuk di bawa ke panti dari pada di tuduh dan dihakimi.Lebih baik bawa ke puskesmas, biar mereka nanti berkoordinasi.”Untuk opini masyarakat,orang yang sakit jiwa itu atau ODGJ harus dikasihani, jangan menuduh, menghakimi kemudian langsung di ponis dan menyebar luaskan bahwa mereka yang perempuan atau laki laki jalan, langsung di tuduh penculikan anak.Perempuan ini Kita akan bawa kepanti, kita obatin insya allah kalau sudah pulih kita cari tau darimana asalnya, karena mungkin keluarganya juga menunggu,” pungkasnya.Reporter : SopandiRedaktur : Hepie H

Baca Juga  Bupati Tambah Ruang Isolasi, Covid-19, 13 Diperiksa, 1 Positif, 8 Negatif. Sisanya Dalam Proses

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *