Blak blakan PAN Alasan membentuk Koalisi Mawar bersama PKS

oleh -280 views

Ketua DPD PKS, H.Yusuf Maulana & Ketua DPD PAN Kab.Sukabumi Mansurudin. Tandatangani Nota Koalisi, “Mawar” di Pilkada 2020, di DPD PKS (02/03/20)

SUKABUMI,TRANSMETRO,-Sekretaris DPD PAN Kabupaten Sukabumi, sekaligus Ketua Tim Pilkada, Budi Mulyadi membeberkan beberapa hal yang melatar belakangi pembentukan Koalisi Mawar antara PAN dan PKS. Seperti diketahui, Koalisi Mawar terbentuk, Senin (2/3/2020) di Sekretariat DPD PKS Kabupaten Sukabumi.

Budi memaparkan, salah satu faktor kenapa PAN hari ini berkoalisi dengan PKS, adalah sebagai amanat Rakerda. Beberapa item dalam Rakerda PAN beberapa waktu lalu menginginkan ada kebersamaan dan kesepahaman dalam bentuk komunikasi yang intens.

“Pada saat setelah Rakerda, kita menyampaikan usungan kepada calon tertentu, namun komunikasinya terbatas sekali. Bahkan kita bisa menilai kurang baik. Pada saat hari ini kita diundang teman-teman PKS untuk berkoalisi, dengan komunikasi yang cukup baik selama satu minggu terakhir, akhirnya tercetuslah kesepahaman ini dalam bentuk Koalisi Mawar,” Ungkap Budi

Baca Juga  Satgas Yonif RK 744 Gagalkan Penyelundupan Kayu Cendana dan Kembang Api

“Bangunan komunikasi adalah salah satu faktor penting dan paling mendasar dalam membangun koalisi. Komunikasi yang baik akan membangun chemistry, baik antar partai politik maupun antar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung,” tandas Budi.

Mawar Kemesraan antara Ketua DPD PKS ,H.Yusuf Maulana dan Ketua DPD PAN kab. Sukabumi, Mansurudin, di kantor DPD PKS,(02/03/20)

dikatakan Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi, Mansurudin. Ia menilai PAN sudah berupaya membangun komunikasi. Namun ia menyayangkan bakal calon petahana yang sebelumnya diusung oleh PAN mempunyai usulan lima nama tanpa melibatkan PAN di dalamnya.

“Lima nama itu tiga birokrat dan dua profesional. Tanpa ada komunikasi. Perlu digaris bawahi, PAN tidak pernah memaksa harus kadernya yang diusung. Kalaupun tidak mengambil kader kami, tetapi setidaknya ada komunikasi dulu. Kemudian parameternya harus jelas. Misal menggunakan referensi survey, jadi tidak subjektif, tidak berdasarkan like or dislike,” sindirnya.

Baca Juga  Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Bogor Terbakar

“Bicara soal Koalisi Mawar, kita masih dinamis soal usungan. Ada tiga opsi, bisa merapat ke kubu Adjo Sardjono, bisa merapat ke kubu Marwan Hamami, atau bahkan kita bisa membuat kubu sendiri atau poros ketiga. PAN 6 kursi, PKS 7 kursi. Total 13 kursi, cukup untuk mengusung. Tapi yang terpenting sekarang, kita ingin solid dulu dengan Koalisi Mawar ini,” tandas Mansurudin.

Reporter : Sopandi

Redaktur : Hepie H

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *