“Warga Dua Desa, Ancam Pindah Kecamatan, Dampak Minimnya Infrastruktur Jalan, ? DPRD Dorong Aspirasinya

oleh -171 views

Minim Insfrastruktur Jalan, Dua Desa di Kecamatan Tegalbuleud harus pindah ke Kecamatan lain, Warga siap hibahkan lahan untuk jalan sepanjang 22 KM/ lebar 16 Meter,

Foto Istimewa : Sopandi

(cerdas, inovatif and creatif)

SUKABUMI.TRANSMETRO-Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan Kabupaten terluas di Jawa, penduduk sekitar 2,6 juta jiwa dan sebaran penduduk atau wilayah tidak merata untuk tiap desa dan kecamatan.

Desa Bangbayang bersama adik kandung pemekaranya Desa Sirnamekar di Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi.

Berkomitmen mengadakan pemekaran desa dari desa Induk Bangbayang, dengan harapan mempermudah ke dua desa menata diri lebih baik dan lebih cepat meningkatkan kesejahteraan warganya.

Walau dari sisi internal kewilayahan, warga Desa Sirnamekar, lebih dekat pengurusan dan kebutuhannya, karena letak kantor pelayanan desa berada di sekitar mereka.

Namun untuk urusan lanjutan, ke Kantor Kecamatan Tegalbuleud, mereka harus menempuh jarak sekitar 100 KM. dan rute memutar melewati Kecamatan Kalibunder, Cimanggu, Jampang Kulon, Cibitung untuk nyampai ke Kecamatan Tegal Buleud.

Begitupun rute lainya, jarak yang hampir sama, melewati wilayah Kecamatan Sagaranten, Kecamatan Cidolog, jarak tempuh hampir mencapai 2,5 jam menggunakan kendaraan pribadi, karena belum ada angkutan umum langsung ke Tegalbuleud.

Adapun pembukaan jalan baru, untuk memotong jarak dan waktu tempuh, menuju Ibu Kota Kecamatan, berjarak 22 KM, masih belum layak di gunakan sebagai jalur transportasi warga.

Jalan yang baru di aspal 1 KM, lebar 16 meter, pengerasan 8 KM, 13 KM selebihnya masih berupa jalan tanah.

Pengorbanan Warga menghibahkan tanah yang digunakan untuk jalan sepanjang 22 KM dan lebar 16 meter, belum di respon secara baik oleh Pemerintah kabupaten Sukabumi.

Menurut, Tokoh masyararakat Desa Sirnamekar, Anwar(55),mengeluhkan, “Pihaknya merasa termarjinalkan atas sejumlah pelayanan di desanya. baik itu jarak, waktu tempuh dan biaya yang harus di keluarkan

Bila dalam pengurusan administrasi Kependudukan mupun kebutuhan pelayanan lainnya, Maka berdasarkan hasil komunikasi para tokoh warga desa Induk Bangbayang, yang alasan untuk lebih mempercepat serta mempermudah pelayanan masyarakat kedua Desa.

Kami meminta kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, melalui Komisi satu. Untuk diteruskan ke Bupati Sukabumi, melalui Dinas terkait, agar Desa Bangbayang dan Desa Sirnamekar Kecamatan Tegalbuleud, masuk ke wilayah Kecamatan terdekat Kalibunder.

“Berdasarkan pertimbangan matang dan demi mempermudah pelayanan, kami meminta hak sebagai warga, untuk bergabung dengan Kecamatan Kalibunder.

Disamping hanya berjarak 15 KM, waktu tempuh kurang dari 3O menit, kami yakin hak untuk itu dilayani akan lebih cepat lebih efisien dan hemat biaya,” tegasnya.

Menanggapi persoalan warga Desa Bangbayang dan Sirnamekar Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi,untuk menentukan nasibnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra Dapil VI Jampang Kulon, Agus Zen Nurahray,

saat menerima aspirasi sejumlah tokoh masyarakat dari kedua desa, menyepakati. bahwa aspirasi yang disampaikannya, akan disampaikan ke Pimpinan DPRD, melalui Komisi satu.

Menurut salah satu anggota Komisi satu, Usep Wawan, “Pihaknya akan terus mensuport aspirasi warga, agar hak-haknya bisa tersalurkan dengan baik, terencana dengan matang serta menempuh aturan main yang ada.

“Kami akan dorong aspirasi ini, agar sampai dengan segera kepada harapan mereka, karena hal ini yang sangat dinanti-nantikannya,” tegasnya.

Reporter. : Sopandi

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *