Dapat Bantuan Dari Milagros, H. Harwan Hamami : Tenaga Medis Harus Terus Disupport

oleh -68 views

SUKABUMI.TRANSMETEO,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebarkan 1000 dus produk Milagros dan 2,5 ton beras bagi tenaga medis Kabupaten Sukabumi.

Terutama yang berjuang melawan Covid-19. “Hari ini sudah teregistrasi dan secepatnya didistribusikan ketiga rumah sakit dan 50 Puskesmas. Termasuk bagi tenaga medis terkena Covid-19” ujar Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, di Pendopo Sukabumi, Rabu (29/04/20).

Bantuan tersebut, untuk menjaga kesehatan tenaga medis. Apalagi, tenaga medis menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Kondisi tenaga medis yang terus berhubungan dengan masyarakat terkena Covid-19 harus disupport asupannya” ucapnya.

Penyebaran bantuan dari PT. Milagros Putra Mandiri pun akan dibarengi dengan sejumlah makanan bernutrisi. Sebab, tenaga medis memerlukan asupan nutrisi dan vitamin agar tetap fit.

“Semua kebutuhan keseharian, seperti telur dan makanan bernutrisi lainnya termasuk vitamin sangat diperlukan tenaga medis” ungkapnya.

Maka dari itu, H. Marwan berterima kasih kepada PT. Milagros Putra Mandiri. Apalagi perusahaan tersebut telah turut serta memperhatikan tenaga medis dan warga Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih Milagros sudah membantu tenaga medis” terangnya.

Direktur Utama PT. Milagros Putra Mandiri Angga Pambudi mengatakan, bantuan tersebut dikhususkan bagi tenaga kesehatan dan pasien.

Sementara berasnya untuk masyarakat terdampak Covid-19. “1000 dus milagros ini setiap dusnya berisi 12 botol.

Sementara beras seberat 2,5 ton ini dipacking kedalam kemasan seberat 5kg” paparnya.seperti yang dilansir humas kabupaten Sukabumi

Selain di Kabupaten Sukabumi, bantuan pun disebarkan dibeberapa daerah di Indonesia. “Bantuan kita In shaa Allah unlimited. Sampai bisa tuntas Covid-19 ini” pungkasnya.

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *