Di Tengah Derasnya Bantuan Sosial,Tiga Jompo Tinggal Dalam Satu Rumah Luput dari Bantuan

oleh -85 views

SUKABUMI,TRANSMETRO-Miris ditengah pandemi corona tiga orang lanjut usia Yati (102 tahun), Atmi (80), Ani (60) warga kampung Badak Putih, RT 4/9, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Bagaimana tidak tiga orang jompo yang merupakan masih bersaudara ini tinggal di Rumah Tidak Layak Huni dengan dinding bilik bambu sudah tidak layak dan sebagian atap rumahnya sudah tampak rusak disaat terjadi hujan sudah di pastikan terjadi kebocoran serta kondisi kamar mandi nya pun tidak layak di gunakan.

Yati merupakan kakak dari Atmi kondisinya tidak bisa berjalan mengalami lumpuh sudah sejak lama, sementara Atmi merupakan tulang punggung keluarga kondisinya juga saat ini sudah tidak bisa berbuat banyak keseharian dihabiskan menjadi meminta minta serta Ani anak dari Yati juga sudah sejak mengalami gangguan penglihatan.

“Bu yati ini hanya bisa berbaring di tempat tidur dia tidak bisa beraktivitas semua dilayani oleh anaknya bu Ani, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya keluarga ini mengandalkan dari mengemis yang dilakukan bu Atmi,” ungkap salah seorang warga Badak Putih, U. Sudrajat (58), Senin (11/5/2020).

Dijelaskan Sudrajat, Atmi hampir setiap hari untuk memenuhi kebutuhan untuk keluarga tersebut dengan cara mengemis berkeliling, sehingga untuk penghasilan tidak bisa ditentukan, sehingga menurutnya kadang saat pulang kerumah tidak mendapatkan makanan untuk di makan.

“Mereka ini belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah, katanya baru di data untuk mendapatkan bantuan sosial dampak corona namun belum,” tandasnya.

Sementara itu, Atmi mengatakan sudah lima tahun menempati rumah tersebut dilahan milik pemerintah daerah, namun menurutnya sudah mendapat izin sehingga tidak di bongkar, sebelumnya Atmi mengaku pindah dari kampung Cemara, Kel/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Kami hanya bertiga, kalau hujan dipastikan rumah ini basah dalamnya karena pada bocor, boro boro diperbaiki untuk memenuhi kebutuhan saja kadang di beri tetangga,” ungkapnya.

Reporter : Sopandi

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *