Di’inisiasi Relawan Covid-19 Palabuhanratu Bersatu,Tiga Jompo Tinggal Seatap Mulai Dapat Bantuan

oleh -73 views

SUKABUMI,TRANSMETRO– Kondisi tiga orang jompo yang menghuni Rumah Tidak Layak Huni(Rutilahu) di kampung Badak Putih , RT 04/09, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanrtu, Kabupaten Sukabumi, mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Salah satunya bantuan datang dari Relawan Palabuanratu Bersatu Peduli Covid-19, Selasa (12/5/2020) yakni material untuk perbaikan atap rumah yang rusak serta sembako.

“Alhamdulillah bantuan sembako dari relawan dari kemarin sudah ada, tadi juga matrial untuk perbaikan atap rumah sudah datang,” ujar ketua RT 04, Lili, Selasa (12/5/2020)

Tidak hanya itu, sambung Lili pihak pemerintahan dari kelurahan dan kecamatan serta tim kesehatan langsung meninjau lokasi dan melakukan pengecekan kesehatan keluarga jompo lanjut usia ini.

Karena sebelumnya pihaknya sudah membuat laporan dan setelah ramai di media sosial akhirnya pihak pemerintahan datang.

“Mereka sudah lanjut usia, memang butuh perhatian terutama untuk kebutuhan sehari harinya, mereka sudah lima tahun tinggal disini, pak camat dan pak lurah bisa melihat kondisi warga disini serta melihat lingkungan disini hari ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Palabuanratu Bersatu Peduli Covid-19 Andriana mengatakan tim relawan sudah merencanaan perbaikan atap rumah sejak kemarin karena sebelumnya sudah datang saat menyalurkan bantuan sembako untuk para jompo tersebut.

“Perlu saya klarifikasi bahwa kami datang kemarin dalam rangka menyalurkan sembako, tapi karena ada anggota relawan dari jurnalis juga dan akhirnya langsung mewawancarai lansia ini dan dijadikan produk berita akhirnya viral,” ungkap Andriana.

“Kalau saya lihat saat terjadi hujan sudah pasti lantainya basaha karena atap rumah bocor, dan beliau beliau ini tidurnya di ruang tengah. Hari ini intansi pemerintah datang kesini, kami membuat status itu untuk mengajak para relawan lain tergerak membantu keluarga ini, gak ada maksud lain atau menyudutkan pihak pihak lain,” terangnya.

Masih kata Andriana, relawan tergerak membantu lansia memang kondisi rumah dan keadaan nya mengkhawatirkan karena informasinya belum pernah mendapat bantuan adapun memang saat ini sudah terdata sebagai calon penerima bantuan dampak corona namun belum datang.

“Itu baru katanya, oleh karena itu perlu di luruskan kami tidak mnyudutkan siapapun tapi semata mata kami berharap beliau beliau ini sudah lanjut usia perlu di perhatikan lebih oleh pemrintah karena memiliki kewenangan.

Mari kita ambil hikmah bersama sama bagaimana kedepan lansia ini mendapat penghidupan yang layak, mulai dari temat tinggal,perhatian kesehatan, keperluan makan untuk sehari hari dan penunjang ekonomi keluarganya kedepan, Mudahan hari ini perbaikan atap rumah nya selesai,” tandasnya.

Reporter : Sopandi

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *