Kasepuhan Adat Sajira, Sebagai Aset Daerah Membutuhkan Perhatian Pemerintah

oleh -202 views

LEBAK.SAJIRA.-Demi mendukung program pemerintah, Adat merupakan aset Daerah untuk mengangkat potensi wisata lokal,

Sangat ironi sekali dalam pelaksanaannya, kegiatan adat kurang didukung dengan sarana dan prasarana yang cukup.

Oleh karena itu perlu sekali sentuhan pemerintah dalam memfasilitasi segala jenis kegiatan adat demi tercapainya tujuan pengembangan wilayah kabupaten lebak sebagai daerah wisata.

Saat di temui wartawan di kediamannya kamis (18/06/20), Ketua Kasepuhan Adat Kecamatan Sajira Hasan Pasundan. mengatakan, “Bahwa selama ini kegiatan Adat rutin di laksanakan secara sederhana dan di danai dari swadaya masyarakat di masing masing wilayah kasepuhan adat Kecamatan Sajira.

“Kegiatan Adat yang di laksanakan secara rutin, sebut saja Adat ngembang atau seren tahun seringkali dalam pelaksanaannya hanya di laksanakan secara sederhana karena terkendala faktor keterbatasan anggaran, ” Ucapnya

Lanjut Hasan ” Kendatipun demikian kegiatan kami harus terus berjalan , kami akan terus berbuat dengan atau tanpa dukungan pemerintah.

Kami akan buktikan dan yakinkan pemerintah bahwa Adat akan tumbuh dan besar sebagai Lembaga yang bisa membantu Pemerintah dalam mempromosikan potensi wisata lokal di Kabupaten Lebak khususnya Kecamatan Sajira. ”

Masih kata Hasan ” Lembaga Adat di kecamatan Sajira, tidak hanya bergerak di sektor kebudayaan saja tapi juga kegiatan sosial dan peduli kemanusiaan. Bisa di buktikan dengan rekam jejak kami dalam pemulihan pasca banjir bandang dan longsor kabupaten Lebak, penyediaan air bersih di saat bencana kekeringan melanda, dan lain sebagainya”

“Harapan kami kedepan Lembaga Adat bisa di terima dan melekat erat di hati masyarakat karena ini merupakan warisan budaya dari para leluhur dan pendahulu kita, ”

Camat kecamatan Sajira saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan “saya merespon baik kegiatan lembaga adat dengan telah di sahkannya perda kabupaten Lebak tentang adat”

“Saya baru bertugas di kecamatan sajira , apa lagi selama ini masih mengurus soal bencana banjir di tambah dengan adanya wabah covid 19,sehingga anggaran terkuras dalam proses pencegahan dan pemulihan untuk warga terdampak ” Paparnya

Reporter : Uwa Black

Editing. : Suganda

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *