Ketua Fraksi Gerindra Kab.Sukabumi Tanggapi Keluhan Warga Atas Mahalnya Biaya Rapid Test

oleh -118 views

SUKABUMI,PALABUHANRATU,-Para pencari kerja warga sekitar Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan tingginya biaya pemeriksaan Kesehatan atau Rapid Test di klinik dan Rumah Sakit milik Pemerintah.

Hal ini di keluhkan, Firman, salah seorang pencari kerja warga Kampung Lio RT 02/06 Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

Upaya pemerintah memberikan kelonggaran kepada warga pencari kerja ke luar daerah atau luar pulau Jawa,meski dalam situasi Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tahap IV,khususnya di Kecamatan Palabuhanratu.

Tentunya disambut gembira para pencari kerja antar pulau asal warga Kecamatan Palabuhanratu dan sekitarnya.

Namun disisi lain,menurut Firman, warga di bebani dengan mahalnya tarif pemeriksaan Kesehatan Covid-19 berupa Rapid Test, yang mencapai Rp.350.000,- sampai Rp 400.000, -per-orang, keluhnya.

Dirinya dan ratusan rekan pencari kerja lainnya berharap, Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, mampu menggeratiskan biaya Rapid Test, sebagai salah satu syarat bagi para pencari kerja ke luar pulau, harapnya.

Pihaknya bersama puluhan rekan,terpaksa mengurungkan niat untuk berangkat ke perantauan, karena terbentur biaya, imbuhnya.

“Ada sekitar 100 Orang warga asal Kecamatan Palabuhanratu,yang akan merantau kesejumlah daerah di luar pulau Jawa. Seperti Lombok, Provinsi Nusatenggara Barat, Pak-Pak, ProvinsiPapua Barat, Gorontalo, Medan dan daerah lainnya,”Ungkap Firman.

Menyikapi keluhan warga pencari kerja asal Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan, meminta Pemerintah Daerah, segera meresponnya.

Dengan pergeseran anggaran mencapai Rp.300 an Miliar, untuk penanganan COVID-19, seharusnya Pemerintah mampu menggeratiskan biaya Rapid Test, bagi warga masyarakat terdampak yang akan mencari kerja ke luar pulau.

“Kami minta Pemerintah Daerah, segera merespon terhadap kesulitan warga akibat dari dampak COVID-19, yang akan melakukan Rapid Test untuk keperluan mencari kerja. Pergeseran anggaran, termasuk mengakomodir pembiayaan Rapid Test bagi warga,” ungkapnya.

Reporter : Sopandi

Redaktur : Hepie H

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *