Program BPNT Kecamatan Kalapanunggal Berjalan Kondusif 

oleh -78 views

Foto Ilustrasi

KALAPANUNGGAL.TRANSMETRO.ID.– Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) di Kecamatan kalapanunggal  Kabupaten sukabumi, Jawa Barat berjalan lancar.

Keluarga penerima manfaat (KPM) mengambil diagen yang sudah ditunjuk oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten sukabumi  “Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu dengan adanya Program BPNT. Ini merupakan terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Kata TKSK Kecamatan Kalapanunggal , Isep Septian  kepada transmetro.id, Pada Sabtu (12/09/ 2020).

Tambahnya. “BPNT ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, Bantuan tersebut  berbentuk bahan pangan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Terdiri dari beras 10 kilogram, telur 1 kilogram dan daging 1 kilogram,” Komoditas yang dibelanjakan sebelumnya beras dan telur,

Namun saat ini pada Program Sembako ditambah dengan komoditas bahan pangan lainnya, yang mengandung karbohidrat, seperti Jagung, singkong, ubi, sagu, serta umbi-umbian lainnya. Protein hewani (daging ayam, daging, ikan), protein nabati (tahu, tempe dan kacang-kacangan) dan vitamin (sayuran dan buah-buahan),” ujarnya.

Isep septian pun menjelaskan ,” sistem pembagian BPNT diatur menggunakan durasi menit dan pembatasan jumlah penerima bantuan. Misalnya, dalam durasi 30 menit hanya untuk 10 penerima bantuan,
Lalu 30 menit selanjutnya juga untuk 10 penerima bantuan,”

Kami minta warga penerima bantuan harus tepat waktu,  begitu selesai mengambil langsung pulang, agar tidak terjadi kerumunan dan kesalapahaman ,” tegas Isep

Dengan adanya program sembako harapnya, dapat mengurangi beban pengeluaran Keluaraga Penerima Manpaat (KPM), karenan sebagian kebutuhan dasarnya telah terpenuhi. Bahkan dengan adanya tsnbahan jenis pangan, dapat meningkatkan gizi masyarakat.

Foto Ilustrasi

Sementara Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatam kalapanunggal , ISEP Pun  mengatakan,”  kenaikan bantuan program BPNT, sebagai upaya pemerintah pusat dalam mengatasi dampak pademi dari  virus corona, terhadap perekonomian rakyat , selain tambahnya, supliyer dalam pengadaan komoditi sesuai dengan apa yang ada di spek

dan tepat waktu saat pendistribusianya, sehingga para KPM tidak pernah komplain , jumlah bantuan program sembako yang diterima saat ini naik  dari Rp 50 ribu, menjadi Rp 200 ribu per bulan,” jelas Isep Ketua TKSK kalapanunggal.

Reporter. : Hadi H

Editing     : Fajar

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *