Hindari Kebiasaan Buruk Bagi Pengemudi, Yang Bikin Usia Disc Brake Cepat Aus.

oleh -36 views

TRANSMETRO.ID,– Saat ini hampir semua mobil baru sudah mengaplikasikan piringan rem atau yang lebih dikenal dengan rem cakram.

Kelengkapan ini bahkan sudah bukan menjadi barang mewah, melainkan fitur standar yang tersedia hampir pada semua varian mobil.

Secara fungsi, rem cakram ditampilkan lebih konsisten digunakan dalam laju kendaraan dibandingkan rem tromol. Piringan rem mampu melepas panas dengan cepat sehingga lebih optimal.

Kendati memiliki usia yang lebih panjang dibanding sistem tromol, bukan berarti rem cakram bebas dari masalah.

Potensi kerusakan.Penggunaan rem yang intens layaknya di mobil bertransmisi otomatis bisa menimbulkan banyak potensi kerusakan pada rem cakram.

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi mengatakan, faktor utama rusaknya piringan lebih karena dari cara dan pola pemakaiannya.

“Pada mobil matik bisa dibilang 100 persen mengandalkan rem untuk menarik dan mobil. Kalau (perlakuan) pengemudi kasar, seperti suka melakukan rem mendadak, atau bahkan lupa menggeser kaki dari pedal rem bisa membuat lapisan piringan rem menipis, ”ujar Anjar, seperti dikutip transmetro.id, dari laman Kompas.com beberapa waktu lalu.

Anjar menjelaskan kebiasaan buruk tadi bukan hanya membuat usia kampas rem cepat habis, tapi juga merusak lapisan rem cakram sehingga lebih cepat menipis.

Rusaknya permukaan piringan.

Contoh kasus yang sering terjadi akibat suka melakukan pengereman mendadak adalah rusaknya permukaan piringan.

Dalam kondisi panas, kemudian ditambah sering melakukan pengereman mendadak seperti pengereman keras bisa rusak kerusakan pada rem cakram.

“Biasanya permukaan piringan menjadi tidak rata lagi, gejala ini bisa dirasakan saat sedang melakukan pengereman tiba-tiba terasa efek seperti goyang pada pedal rem, dan laju mobil seperti tidak stabil,” tutur Anjar.

Source :Kompas.com

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *