Ini Syarat Pengambilan Bantuan Dana UMKM Cair Rp 2,4 Juta Per- Orang.

oleh -3.6K views
Bagi pedagang yang memiliki persyaratan lengkap, dapat langsung ke Bank BRI atau BNI untuk buat buku bank.

TRANSMETRO.ID,- Sebanyak 1.678 Pedagang usaha kecil mikro menengah (UMKM) di Aceh Besar mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 juta/orang dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) Jakarta.

“Dana UMKM Kemenkop Jakarta sudah cair.

Syaratnya membawa KTP, surat keterangan usaha dari Keuchick ke Kantor Diskopukmdag Jantho atau ke Kantor Plut Aceh Besar di Desa Gani,” ujar Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Besar, Darmansyah ST, seperti dikutip transmetro.id, dari laman Serambinews.com, Selasa (09/09/20).

Kata dia, dari 3.521 pedagang UMKM yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan modal usaha ke Kemenkop Jakarta, namun yang mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta/orang hanya sebanyak 1.678 UMKM.

Pengumuman kelulusan untuk memperoleh bantuan dapat di lihat di Kantor plut Aceh Besar di Desa Gani dan kantor Diskopukmdag.

Untuk mengecek ke petugas dapat membawa KTP atau surat keterangan usaha dari kepala desa (Keuchick).

Bagi pedagang yang memiliki persyaratan lengkap, dapat langsung ke Bank BRI atau BNI untuk buat buku bank.

Bagi pedagang UMKM apabila telah ada buku dapat ditanyakan langsung ke petugas bank untuk di proses pencairan.

“Dana stimulus bagi pelaku usaha mikro ( bpum ) tidak boleh statusnya untuk PNS, TNI, Polri, Pegawai BUMN atau BUMD,”Ujar Darmansyah.

Menurut dia, bantuan modal usaha sehubungan dengan Surat Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor : 44/M.KUMKM/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 dan Surat Nomor : 367/SM/VIII/2020 tanggal 4 Agustus 2020.

Perihal pendataan program bantuan bagi pelaku usaha mikro yang diantaranya ditujukan kepada warga agar diinformasikan kepada seluruh masyarakat pelaku usaha mikro di Kabupaten Aceh Besar.

Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor : 23 Tahun 2020.

Tujuan program bantuan modal kerja adalah untuk membantu usaha mikro yang belum terakses kredit perbankan agar usahanya berjalan kembali dan mampu bertahan menghadapi fase adaptasi kebiasaan baru.

Target penerima adalah pelaku usaha yang memiliki kegiatan usaha mikro (pedagang, PKL, industri rumah tangga, usaha rumah tangga, dll) yang terdampak covid-19 dan tidak terakses kredit. “Pungkasnya.

Source : Serembinews.com

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *