2 Hari Cuti Bersama, Positif Corona di Kabupaten Bogor Tambah 26 Orang

oleh -34 views

Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor hingga kini tercatat mencapai 2.646

BOGOR.PUNCAK. – Positif corona di Kabupaten Bogor bertambah jadi 26 orang selama 2 hari libur panjang dan cuti bersama sampai Kamis (28/10/2020).

Tambahan kasus tersebut melibatkan pasien positif dari Kecamatan Parung Panjang sebanyak 9 orang, Cileungsi 4 orang, dan Bojonggede 2 orang. Lalu tambahan di Kecamatan Ciawi sebanyak 2 orang, Megamendung 2 orang, kemudian di Kecamatan Parung, Sukaraja, Cibinong, Babakan Madang, dan Cigombong masing-masing 1 orang.
Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor hingga kini tercatat mencapai 2.646.

Pasien yang masih sakit sebanyak 417. Pasien yang telah sembuh sebanyak 2.161 atau bertambah sebanyak 23 orang.

Kemudian kasus pasien meninggal akibat positif Covid-19 hingga kini sebanyak 62 orang. Kasus suspek 387 kasus, probable Covid-19 sebanyak 19 kasus, dan probable meninggal sebanyak 234 kasus

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar operasi gabungan selama lima hari. Operasi dimulai Rabu (28/10/2020) dan berakhir Sabtu (31/10/2020). Operasi pengamanan tersebut menyasar 54 destinasi wisata di 14 kabupaten/kota.

Beberapa tempat wisata yang menjadi perhatian di kawasan Lembang Bandung Barat, Ciwidey Kabupaten Bandung, pemandian air panas Ciater di Subang, Puncak Bogor, serta kawasan pantai selatan Jabar.

Salah satu tujuannya adalah untuk memastikan potensi penularan Covid-19 dapat diminimalisasi.

Pengetesan Covid-19 secara acak melalaui tes antibodi dilakukan di sejumlah tempat wisata tersebut. seperti yang dilansir dari SuaraJakarta.id

Hasil tes antibodi tersebut akan keluar 15 menit kemudian. Jika hasilnya reaktif, maka akan dilanjutkan uji usap baik menggunakan mobile PCR maupun cara biasa.

“Sambil menunggu hasil swab kami minta yang bersangkutan (yang reaktif) tidak kemana-mana dulu. Kalau misalnya uji usap manual, terpaksa disuruh pulang dulu untuk isolasi mandiri sampai hasilnya keluar,” ungkap Juru Bicara Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar Daud Achmad, Kamis (29/10/2020).

SuaraJakarta.id/Frans

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *