Gubug Kumuh Tak Layak Untuk Berteduh, Nenek Janda Tua Harap Bisa Mendapat Program Rutilahu.

oleh -80 views

SERANG TRANSMETRO.ID,- Sungguh memprihatinkan kondisi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Jahanah,(65), warga Kampung Cidahu, Rt 01/02, Desa Cidahu, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, yang sampai saat ini belum tersentuh tangan dari program Rutilahu.

Menurutnya, keadaan dan posisi rumah yang tidak jauh dari Kantor Desa Cidahu, sudah beberapa kali ditinjau oleh pegawai Desa, untuk diajukan sebagai penerima manfaat program rutilahu, namun harapan itu sampai saat ini tak kunjung tiba.

”Ia, pegawai Desa sudah sering kesini untuk melakukan peninjauan sekaligus di ajukan program, tapi gak ada juga, “kata Jahanah, atau Nenek Janda Tua, kepada awak media. ”Jum’at (02/10/20).

Nenek Jahanah & Cucu.

Nenek Jahanah yang sehari hari nya berjualan kangkung menceritakan usaha dagang keliling nya hanya berpenghasilan Rp 20-25 sehari, yang dimana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirasa tidak cukup, Sebab Jahanah tinggal bersama seorang Cucu di Gubug nya.

“Nenek berjualan keliling setiap harinya nak, dalam sehari kadang 20 sampai 25ribu buat sehari hari nak dan tetangga kadang kasih uang ada juga beras , dan ada pun warga sekitar sudah berupaya memberikan perhatian,dan ada memberi uang buat beli makan sehari hari ada pula sebagian warga memberikan berupa beras sembako.

Hasil uang yang pernah dapat dari swadaya tetangga warga sekitar pernah terkumpul sebesar 2jta rupiah yang akan nanti dilakukan untuk memperbaiki gubuk nya.

Itu dibenarkan warga sekitar ketika di wawancara oleh awak media membenarkan.

“Warga yang tidak mau disebut namanya ini bersama warga sudah berupaya meminta sumbangan ke masyarakat setempat ada yang memberi uang dan ada yang memberi beras.

“Ya namanya sumbangan hanya muter di lingkungan,dapat dananya pun yang terkumpul sebesar 2jutaan” ungkapnya.
Dan uang itu sudah saya belanjakan untuk membeli matrial seadanya seperti selkon dan kusen pintu.

Suanda ketua rt 001/002 desa cidahu saat mendampingi nenek jahanah membenarkan rumah warganya di bulan puasa kemaren sempat roboh,

“Saya sudah mengajukan kepihak desa masalah rumah ibu Jahanah ini. pihak dari desa pun sudah sempat melihat kondisi rumah nenek jahanah dan sudah didata oleh pemerintah desa. ucap rt

Nenek jahanah (65) bercerita lirih kepada media dan sesekali menyeka air matanya ,

“Belum ada yang pernah meninjau rumah saya nak, kalau yang Foto-foto sudah banyak” ucapnya.

harapan nenek jahanah mengharapkan perhatian pemerintah untuk segera membantu agar rumahnya bisa di perbaiki bukan hanya foto-foto.

Semoga pemerintah berkenan memperbaiki rumah saya yang dimana jika hujan turun pasti bocor dan dinding dari rumbia merembes ,terkadang hujan dimalam hari itu saya selalu was was nak, “ucap nya.

Jahanah meminta bantu menyampaikan harapannya kepada pemerintah dan pihak terkait di kabupaten serang. “Tolong bantu ya nak, ”ucap Jahanah.

Saat awak media ingin meminta konfirmasi mendatangi kantor kecamatan Kopo,

Camat tidak ada ditempat sedang ada di luar,

Setelah beberapa kali dicoba meghubungi telepon seluler nya.

Camat kopo memberi tanggapan lewat telepon
“Nanti saya konfirmasi ke Desa Cidahu, terkait kondisi gubuknya, setelah itu nanti saya ke tksk kemudian kami usulkan ke BASDA” ujar camat Kopo.

Awak media pun berupaya meminta konfirmasi ke kepala Desa.

Kepala Desa Cidahu membenarkan ada warganya atas nama nenek Jahanah,
“Kami dari pihak desa sudah berupaya mengajukan proposal terkait pengajuan rutilahu ke tksk kecamatan Kopo bagian penanganan sosial, ”Jelas Kades.

Reporter : Muhtadin
Editing    : Fr

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *