Ketua Umum Kowasi,”Kami Serahkan Kasus Ini Pada Pihak Yang Berwenang

oleh -218 views

kami menyerahkan semua kasus ini, kepada pihak yang berwenang”, ucap Yudi.

Sukabumi, transmetro.id 25 November 2020, Laporan Aswin Sopian.

SUKABUMI.-Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) secara resmi melaporkan pencemaran nama baik insan pers, baik media maupun LSM tersebut.

Diketahui beberapa waktu lalu viral sebuah video dengan durasi waktu 0.26 detik, yang menyudutkan posisi LSM serta media se-indonesia itu, oknum Kades yang berinisial OJ.

Dengan membuat pernyataan dan menyatakan bahwa Kepala Desa yang tergabung dalam Apdesi tersebut, untuk melawan LSM dan media, yang mengobok-obak.

Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi beserta anggota dan beberapa perwakilan dari PWRI serta Pers Sukabumi Ngahiji (PSN) mendatangi Polres Sukabumi di Palabuhan Ratu, didampingi Kuasa Hukum Nugraha, SH.

Tim pelapor selanjutnya diterima langsung Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi.

Nugraha, SH. Menuturkan bahwa pelaporan kasus viralnya video tersebut ternyata bukan hanya dilakukan oleh Kowasi.

“Ternyata selain Kowasi, yang melaporkan kejadian viralnya video penghinaan oleh oknum Kepala Desa tersebut juga dilakukan oleh PSN serta PWRI, sebagai perwakilan media dan insan pers tentunya kami akan bersikap sesuai dengan hukum”, ucap Nugraha.

“alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh Kasat, responnya juga baik, kami akan menunggu kejelasan serta proses selanjutnya”, jelas Nugraha.

Sementara Yudi Suyudi menyampaikan bahwa Kowasi akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. “kami akan terus maju menggiring penyelesaian secara hukum, kami tidak akan berbuat sesuatu yang tidak sesusai dengan kode etik.

kami menyerahkan semua kasus ini, kepada pihak yang berwenang”, ucap Yudi.

“kami percaya pihak Kepolisian akan menuntaskannya, dan berharap keadilan bagi kami yang sudah dilecehkan”, tandas Yudi.

Tidak ayal viralnya video dengan latar beberapa orang berpakain ASN serta bangunan diduga Dinas PMD tersebut menyebabkan riak serta kemarahan kalangan Pers.

“kami tidak akan basa-basi menghadapi kasus ini, ini nama baik dan marwah pers, minta maaf dan damai boleh saja, tapi jalur hukum tetap berlanjut”, pungkas Yudi.

Editing Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *