Kurangnya Perawatan Penerangan Di Puskesmas Simpenan, Seorang Ibu Melahirkan Bercahayakan Lilin

oleh -262 views

Sukabumi, transmetro.id 11 Desember 2020, Laporan Hilman Sanjaya(Erwan)

SIMPANAN. Zaman yang serba canggih dan modern ini, kesehatan memiliki peran penting untuk meningkatkan kwalitas pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

Agar masyarakat mampu untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam hidup sehat.

Dalam Pemantauan, agar penyelenggara upaya kesehatan mematuhi rasa keadilan dan prikemanusiaan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.

Lain halnya di Puskesmas Simpenan, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Kamis (10/12/20).

Saat di datangi Awak media dan anggota KNPI Kecamatan Simpenan, Mencari informasi kebenaran perihal kejadian Ibu melahirkan yang berinisial (P) karena tidak mau disebutkan namanya,

ketika melahirkan tanpa adanya penerangan listrik hanya menggunakan lilin dan lampu HP pada (08/12/20) waktu malam kurang lebih pukul, 20 00 WIB.

Baca Juga  Kapolda Banten Berikan Penghargaan Kepada 85 Personel Polda Banten dan jajaran

Pada saat dikonfrmasi Kepala puskesmas Simpenan, Ade Kartini Tresnawati, Skm membenarkan dan menyampaikan bahwasannya dalam penerangan pihak puskesmas telah mengadakan antisipasi dengan diadakanya alat mesin genset,

akan tetapi di karenakan mesin genset ada salah satu komplen yang berupa Accu dalam keadaan mati atau rusak tentu dalam pengapiannya terganggu dan hal ini harus di ganti dan membutuhkan pembelian barang baru (Accu).

Maka dengan kejadian seperti itu pihak bagian teknisi yang dipanggil pak olip ini tidak bisa berbuat banyak.

” Bukan berarti pihak puskesmas tidak bisa mengganti atau kurang tanggap darurat dalam mengenai penerangan listrik tetapi ada faktor human error artinya kurangnya pemeliharaan dan perawatan serta kurangnya cek barang tersebut,dan itu di diamkan sampai aliran listrik menyala,” Ungkapnya.

Baca Juga  Pemdes Cibitung Menggelar Kerja Bakti Bersama Masyarakat

Dalam waktu yang sama Agus sugianto selaku anggota KNPI Kecamatan Simpenan pun menyampaikan, Keprihatinan atas terjadinya hal itu di karenakan pihak puskesmas dalam memberikan informasi simpang siur.

” Pihak karyawan Puskesmas memberikan informasi bahwa hal ini sering terjadi dan sudah di laporkan ke atasan, tapi tidak ada tanggapan seakan-akan tidak digubris dan tentunya informasi ini sangat bersebrangan dengan informasi yang di sampaikan oleh Kepala puskesmas simpenan (Ade kartini),” tandasnya.

Agus sugianto pun menambahkan agar kedepannya hal seperti ini jangan sampai terulang lagi serta tidak adanya keluhan serta pengaduan masyarakat tentang pelayanan yang kurang maksimal tentang kesehatan dan keselamatan pasien.

” Mengenai hal ini kami akan mengadukan kepihak-pihak terkait khususnya dinas kesehatan, agar meninjau dan membenahi struktur pegawai atau karyawan puskesmas yang di nilai sudah tidak bersinergi.

Baca Juga  HNSI Sukabumi Kenalkan Wasbang ke Nelayan

serta adanya tanda-tanda kurang kekompakan yang berujung saling menyalahkan, tentunya hal ini bertentangan dengan UU NO 36 tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan serta Pancasila Sila ke 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat infonesia,” Tegasnya.

Editing Frans Hp.

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *