Gempar Kembali Aplikasi WhatsApp Di Sadap Dan Facebook dibajak Dengan Oknum Orang Tak Bertanggung Jawab.

oleh -118 views

Kepolisian Republik Indonesia agar terus membongkar Praktek penipuan yang melalui akun Facebook atau aplikasi WhatsApp milik orang lain yang di sadap atau di bajak ,dan harus segera di tindak lanjuti karna menimbulkan keresahan masyarakat luas

Bogor, transmetro,Kamis,24 Desember 2020,Reporter :H.Rahmat.Z

Caringin– WhatsApp adalah aplikasi perpesanan paling populer di dunia,begitu pula aplikasi Facebook.

Oleh sebab itu, Aplikasi WhatsApp dan facebook tak jarang menjadi sasaran oknum hacker untuk melakukan berbagai penipuan.

“Rully ketika di temui awak media mengatakan,Dengan banyaknya kejadian tersebut sering di alami oleh masyarakat luas,karna oknum hecker slalu menyadap melalui aplikasi pesan WhatsApp ataupun membajak(heck) melalui aplikasi Facebook,Maka bagi pengguna handphone agar selalu waspada bila hendpone di sadap atau dibajak segera beritahu rekan kerja,kampus atau bisnis anda bahwa handphone telah di bajak dan kena heck oleh orang tak bertanggung jawab”himbau Rully.

Baca Juga  Aksi Tolak RUU HIP Kembali Datangi Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Modus dari penyadapa,pembajakan tersebut banyak hal yang di lakukan oleh oknum pembajak aplikasi WhatsApp dan facebook seperti pinjam uang dan minta beli pulsa nanti di ganti.

“Tidak berpikir panjang bagi para oknum pelaku yang melakukan itu , Karna setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasaan atau menakut-nakuti yang ditujukkan secara pribadi (Cyber Stalking). Ancaman pidana pasal.29 UU ITE tahun 2008 dan ancaman pidana pasal.45 (3) Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Baca Juga  Ini Pendapat Bupati Soal Raperda Dana Cadangan dan Raperda APBD 2020

“Dan yang melakukan Carding akan dikenakan: Pasal 31 ayat 1: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas informasi elektronika dan atau dokumen elektronik dalam suatu komputer dan atau sistem elektronik secara tertentu milik orang lain.

Pasal 31 ayat 2: Setiap orang dengan sengaja atau tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau transmisi elektronik dan atau dokumen elektronik yang tidak bersifat publik dari, ke, dan di dalam suatu komputer dan atau sistem elektronik tertentu milik orang lain, baik yang tidak menyebabkan perubahan, penghilangan dan atau penghentian informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang ditransmisikan.

Baca Juga  Plt. Bupati H Herman Suherman Berikan Bantuan Kepada Korban Longsor

“Harapan Rully, kepada pihak berwajib khususnya Kepolisian Republik Indonesia agar terus membongkar Praktek penipuan yang melalui akun Facebook atau aplikasi WhatsApp milik orang lain dan segera di tindak lanjuti karna menimbulkan keresahan masyarakat luas”.Imbuhnya.

Admin : 02

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *