Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Kab.Sukabumi, Leni Liawati saat memimpin rapat sosialisasi,

oleh -128 views

Sukabumi,transmetro.id Rabu, 17 Desember 2020. Sbr,rdrskbmi

PALABUHANRATU,-Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Kabupaten Sukabumi ikut andil dalam mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda). Akhir pekan lalu, sedianya ada tiga Perda yang dososialisasikan di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, jalan komplek perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

seperti yang dilansir radarsukabumi.com dalam sosialisasi produk hukum daerah ini, KPP DPRD Kabupaten Sukabumi bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada kader perempuan politik.

Adapun tiga Perda yang disosialisasikan itu adalah Perda nomor 1 th 2018 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Perda nomor 1 tahun 2019 tentang Pola Pengasuhan Anak dan Pengasuhan Alternatit dalam Keluarga dan terakhir adalah Perda nomor 7 tahun 2019 tentang Pengarus Utamaan Gender (PUG).

“Ketiga Perda ini sudah selesai dan disahkan. Nah, kami sekarang ini tengah gencar sosialisasi substansi dari ketiga Perda tersebut,” ujar Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati kepada Radar Sukabumi.

Menurut Leni, ketiga Perda ini lahir sebagai bukti keberpihakan pemerintah daerah terhadap anak yang ada di Kabupaten Sukabumi. Karena dalam itu, pemerintah menjamin setiap anak agar mendapat hak, mendapat perlindungan, bebas berekspresi dan beraktivitas.

“Semoga dengan lahirnya ketiga Perda ini, perempuan, laki-laki, anak, lansia dan disabilitas mempunyai peran dan hak yang sama dalam pembangunan nantinya,” pungkasnya.

Hal yang senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara. Politikus Partai Gerindra ini berharap, KPP dan juga semua peserta yang hadir dalam acara tersebut bisa kembali mensosialisasikan isi dari peraturan daerah yang sudah disahkannya itu.

“Semua harus ikut andi dalam sosialisasi ini. Sampaikan kepada masyarakat luas terkait substansi dari Perda ini. Kedepan kami berharap, semua anak di Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi,” pungkasnya singkat.

rdrsmi/Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *