Dampak Covid-19 Tahun Baru 2021 , Sunyi Senyap tanpa Pesta

oleh -59 views

Pandemi Covid-19 memaksa semua pihak untuk tidak bisa bergerak bebas, bukan hanya di Indonesia saja, tapi ini terjadi di berbagai belahan dunia,

Bandung, Kamis, 31 Desember 2020, Pukul: 23 39, WIB Penulis UF Center

Banyak sudah dampak dari tersebut meninggal dunia atau yang sakit karena Covid-19, telah berbagai upaya dilakukan oleh semua kalangan peniliti di berbagai Negara termasuk Indonesia untuk melindungi bansanya mulai dari melakukan Lockdown, PSBB dan sebagainya serta anjuran atau himbauan dalam menggunakan 3 M, yaitu Memakai masker , Menjaga jarak dan Mencuci tangan serta menyiapkan / membeli Vaksin yang nilai anggarannya tidak sedikit.

Bukan karena hanya jiwa saja yang hilang karena covid-19, tetapi seluruh sektor bisnispun terpukul baik makro maupun mikro hingga terjadi pengurangan tenaga kerja ( PHK ) besar besaran di berbagai perusahaan begitu juga di penggatian tahun 2020 -2021 kondisi ini terasa sunyi sepi dan senyap dengan tidak adanya pesta awal tahun baru.

Mungkin ini kali pertama terjadi dalam sejarah bangsa di Era modern ini tahun baru tanpa pesta , tanpa trompet , tanpa hingar bingar kembang api ,tanpa berdesak desakannya orang untuk merayakan tahun baru begitu juga jalan jalan yang biasa macet tidak terlihat lagi, nyaris sunyi senyap seolah bukan malam istimewa untuk sebagian besar orang memaknainya.

Beragam curahan hati muncul tercurahkan terkait kondisi yang terjadi ada yang kecewa, sedih dsn ada juga yang biasa biasa saja atas kejadian ini, tentu itu semua kembali kepada cara memandangnya, yang pasti inilah pakta sesungguhnya.

Sebagai manusia yang beriman mungkin ini cara Alloh SWT / Tuhan yang maha esa mengingatkan mahluknya melalui mahluknya juga bahwa kita harus selalu ingat kepadaNya untuk selalu mencintai dan memelihara ciptaanNya, termasuk merubah cara hidup kita untuk lebih teratur dan selalu bersih semisal ;

Mencuci tangan sebelum covid dilakukan kalau mau makan, tetapi disini saat covid-19 mencuci tangan bukan berarti akan makan saja, itu hal yang luar biasa dalam peringatanNya

Dulu ketemu sanak keluarga atau teman, sahabat, rekan dan lainya selalu berjabat tangan, bahkan berangkulan tapi saat Covid kita tidak bisa melakukan hal itu karena kita harus memakai masker dan menjaga jarak dan banyak hal lainnya kebiasaan kebiasaan sebelum pandemi 19 ini ada.

Melihat dan mengamati kondisi semua itu patutlah kiranya kita merenung, bahwa kita hanya mahluk yang tak bisa berbuat apa apa kecuali atas Ijin Alloh SWT / Tuhan yang maha kuasa, dengan Ihktiar yang dilakukan dan Do’a yang di panjatkan semoga ;

Tahun 2021 Pandemi Covid-19 berakhir

Kehidupan kembali Normal

Ekonomi kembali bangkit lagi baik makro maupun mikro agar semua bisnis kembali bergerak lagi , Amiin Yarobal’alamin

Oleh ; Ujang Fahpulwaton Direktur Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKKP) UF Center / Sekretaris BPOKK DPD Demokrat Jabar.

Redaktur, Frans Hp

block ID 8589 : transmetro.id

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *