Wisuda Wasfal Digelar Secara Virtual ,Pesan Bupati Lebak Agar Wisudawan Berperan Aktif Dalam Percepatan Pembangunan

oleh -223 views

Lebak, transmetro.id, Sabtu, (19/12/20) Laporan, Maman, ( Br/M Nasrallah/KH Aldin)

RANGKASBITUNG, -Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Falah (Wasfal) Rangkasbitung Kabupaten Lebak menyelenggarakan Sidang Terbuka secara virtual, Wisuda Sarjana ke-XlV strata 1 (S1) yang berlangsung di Kampus Wasilatul Falah, Jl Sunan Giri Rangkasbitung, Sabtu (19/12/2020).

Dihadri Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya secara daring melalui platform zoom meeting bertempat di kediamannya jalan Raya pandeglang Tajur, untuk menyampaikan pesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar menjadi insan yang kreatif.

Ketua STAI Wasfal Dr Iyan Fitriyana, mengatakan pada wisuda kali ini STAI Wasilatul Falah mewisuda 52 Sarjana tingkat strata satu, akumulasi dari tiga prodik yakni pendidikan agama islam, bahasa arab dan ekonomi syariah.

Dan Wasfal memiliki visi besar yaitu menyiapkan sarjana muslim yang berakhlak mulia, berilmu, dan cakap serta memiliki kesadaran bertanggungjawab,

Tidak hanya mewujudkan kesejahteraan umat, tetapi juga membangun masa depan bangsa dan Negara Republik Indonesia dan berdasarkan Pancasila.

Tugas mulia ini, mesti benar-benar diejewantahkan dalam kontribusi riil di masyarakat dengan pengabdian dan pelayanan yang sungguh-sungguh bagi masyarakat dari para alumninya.

“Kita memiliki komitmen kuat mencetak sarjana-sarjana muslim yang mandiri dan melayani masyarakat,” kata Iyan

Sementara Ketua Yayasan pendidikan Islam Wasilatul Falah KH Ahmad Rifa’i mengatakan, komitmen tersebut mesti didukung dengan penguatan dan penerjemahan misi secara kuat.

Sejak awal berdiri misi Wasilatul Falah yakni menyelenggarakan proses pembelajaran untuk menghasilkan ahli pendidikan islam yang kompetitif, inovatif, dan profesional dalam bidang pendidikan, katanya

“Wasilatul Falah, juga melaksanakan penelitian yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam lingkup pendidikan Islam dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam” Ujarnya

Sementara itu, Bupati Iti Octavia Jayabaya menyampaikan bahwa prosesi wisuda dan titel seorang sarjana adalah suatu bentuk pengakuan dan penghormatan akademis, dimana ke depan tantangan yang dihadapi semakin sulit.

Oleh karena itu makna hakiki seorang sarjana adalah harus mampu secara mandiri untuk terus mengembangkan proses pembelajarannya, sekaligus mengamalkan bidang keilmuannya ditengah-tengah masyarakat termasuk peran sertanya dalam berbagai aspek pembangunan secara luas.

“Untuk itu, kiranya STAI Wasilatul Falah dan seluruh wisudawan secara bersama-sama bersatu padu melakukan sebuah percepatan perubahan yang tiada lain guna terwujudnya tatanan kehidupan masyarakat di Kabupaten Lebak yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur” Pungkasnya.

Redaktur, Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *