Pembelajaran Tatap Muka Ditangguhkan, Ini Tanggapan Anggota DPRD dan Orangtua Siswa di Bogor Haryudi

oleh -122 views

Bogor, transmetro.id, Selasa, 05 Januari 2021, sbr: metro.indonews.com

Rencana pembelajaran tatap muka yang sedianya dilaksanakan 11 Januari 2021 ditangguhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Bogor, transmetro.id, Selasa, 05 Januari 2021, sbr: metro.indonews.com

TRANSMETRO – Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya dilaksanakan 11 Januari 2021 ditangguhkan oleh Pemerintah Kota Bogor . Keputusan tersebut mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan.

Mulai dari anggota DPRD Kota Bogor sampai orang tua siswa ikut bersuara atas keputusan itu. Menurut Anggota Fraksi Partai Demokrat Mulyadi, keputusan tersebut tepat, tapi perlu juga dicoba pembelajaran tatap muka ini.

“Sebab kita menyadari, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), sudah banyak yang dirugikan. Dalam hal ini orang tua siswa yang merasa tertekan, karena kebutuhan pulsa hingga efektivitas kegiatan belajar mengajar menjadi tidak efektif,” ungkapnya.

Baca Juga  Ribuan Penari Dolalak Meriahkan Even Se-Kedu

Mulyadi pun menanyakan, kenapa pembelajaran perlu dicoba dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Saya secara pribadi sebagai orang tua siswa setuju pembelajaran tatap muka di tengah pandemi COVID-19 ini dilaksanakan. Hanya saja jam belajar dan jumlah siswa di ruang kelas dibatasi hingga 50%,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti tentang fasilitas WiFi gratis yang dipasang di setiap RW selama pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, hal tersebut sangat kontraproduktif atau paradoks dengan semangat penerapan protokol kesehatan agar menjaga jarak. seperti yang dilansir metro.sindonews.com

“Buktinya mereka yang belajar jarak jauh tetap berkerumun dalam menggunakan fasilitas wifi gratis. Kalau seperti ini sama saja bohong, maka dari itu sebaiknya pembelajaran tatap muka saja, soalnya Pembelajaran jarak jauh sudah sangat tidak efektif dan merugikan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kab.Sukabumi Ditargetkan Jadi Demplot Tambak Udang Berkelanjutan

Sementara itu, Rosdiana (30) orang tua siswa asal Bogor Timur, Kota Bogor mengaku setuju pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Apalagi selama lebih dari 8 bulan anaknya hampir tidak serius mengikuti pembelajaran online. (Baca juga; Ketua DPRD DKI Sengaja Beberkan Data 6 Anggotanya yang Positif Covid-19, Ini Alasannya )

 

Redaktur Frans Hp

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *