Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi PPKM di Terminal Benda Sukabumi, Tak Kantongi Rapid Antigen, Kendaraan Kembali Berputar

oleh -120 views

Sukabumi, transmetro.id, Minggu, 17 Januari 2021. Laporan Akie Kec.Cicuruh

CICURUG, Satgas Covid-19 Kembali menggelar operasi Yustisi di Terminal Benda Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.

Operasi ini dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sesuai dengan peraturan Bupati Sukabumi No 3 Tahun 2021.

Kegiatan tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dan Unsur Elemen lainnya. bertujuan untuk Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di wilayah Sukabumi.

Ratusan kendaraan dari arah Bogor dan Jakarta kembali diputar arahkan oleh petugas karena tidak mengantongi surat keterangan Rapid Antigen (RA).

“Harapan kami dengan dilaksanakannya operasi ini akan mengurangi pergerakan masyarakat yang datang dari Luar Sukabumi dalam rangka mengantisifasi penularan covid 19, Ujar Kompol Simin A Wibowo selaku pimpinan operasi,

Baca Juga  Pamit Daftar Kuliah ke Bogor, Amelia Ditemukan Tewas di Sukabumi

dan operasi ini akan dilakukan sampai tanggal 25 Januari 2021 mendatang sesuai Perbup Sukabumi tegasnya.

Disamping pelaksanaan operasi di terminal Benda juga dilaksanakan operasi dengan mendatangi tempat tempat perbelanjaan caffe yang buka malam hari.

Kami sangat mengharapkan kerjasama dan dukungan semua pihak akan kegiatan ini karena sebanyak apapun kegiatan yang kami laksanakan tanpa dukungan dan kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan,

kami tidak bisa menjamin covid 19 segera berlalu, untuk itu kami menghimbau kepada semua masyarakat tetaplah patuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan ujar salah seorang anggota Satpol PP saat ditemui dilokasi operasi.

Redaktur. Frans Hp.

 

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

One thought on “Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi PPKM di Terminal Benda Sukabumi, Tak Kantongi Rapid Antigen, Kendaraan Kembali Berputar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *