Dimasa Covid 19, Pelayanan SIM, Polres Sukabumi, Awalnya 100 Menjadi 25 Persen,

oleh -81 views

Menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan apabila SIMnya, akan memasuki masa habis berlakunya, lebih baik segera memperpanjang.

Sukabumi, transmetro id Selasa, 19 Januari 2021, Laporan, Linda Herlina/Cepy

PELABUHANRATU,-Pelayanan Surat Ijin Mengemudi (SIM) dalam masa Pandemi Covid 19 tetap berjalan seperti biasa dengan mengikuti Protokol kesehatan sesuai aturan.

Secara garis besar tentang pentingnya SIM sebagai syarat bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat.

pada saat ini pelayanan SIM yang awalnya 100 persen menjadi 25 persen ujar Aipda Syahrial Rifani Baur SIM sebagai perwakilan Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Riki Fahmi, S.IK kepada transmetro.id Selasa,(19/01/21)

“Kami masih melayani masyarakat bagi yang akan membuat SIM atau memperjangnya, dan ini dilakukan di Kantor Pelayanan Polres Sukabumi, dengan memakai layanan Server yaitu, menggunakan masker, ada pembatas jaga jarak baik pemohon dan petugas, lanjutnya.

Baca Juga  Pemdes Purwasari Cicurug, Realisasikan BST Kemensos Kepada 673 KPM

Aiptu Syahrial Fahmi pun menjelaskan tentang biaya untuk administrasi berdasarkan PP 60 tahun 2016

Biaya penerbitan SIM sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 60 tahun 2016 tentang penerimaan negara. Jadi kami menggunakan apa yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah. Ujarnya.

Disamping ini masyarakat agar mengetahui Undang-undang tahun 2009 pasal 281 tentang peraturan lalintas dan angkutan jalan, diharapkan agar masyarakat lebih mengetahui pentingnya kepemilikan SIM yang merupakan sebagai pra syarat mengemudi.

Lanjutnya, Syahrial menghimbau bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan apabila SIM nya akan memasuki masa berlaku habis, lebih baik segera memperpanjangnya.

Sesuai peraturan pemerintah bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak 1 juta (Pasal 291), dan setiap pengendara yang melanggar rambu-rambu lalulintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp. 500 ribu ( Pasal 267 Ayat 1) pungkasnya.

Baca Juga  22 Tersangka Kelompok Curanmor Lintas Wilayah Diringkus Polres Cianjur

Redaktur, Frans Hp

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *