Diduga Ulah Pangkalan Fiktip, Warga Cokel Keluhkan Langkanya Gas Elpiji 3 Kg

oleh -224 views

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg sering terjadi di Wilayah Kabupaten Lebak, Selain memang pasokannya yang sedikit diduga adanya oknum pangkalan yang nakal dan terkesan Fiktip.

Lebak Banten, transmetro.id, Sabtu 22 Januari 2021, Laporan : M.Nas(Biro)

TRANSMETRO,- Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg sering terjadi di Wilayah Kabupaten Lebak, selain memang pasokannya yang sedikit diduga ada oknum pangkalan yang nakal dan terkesan Fiktip.

Hal tersebut dikeluhkan Eulis (45) Warga Kampung Cokel Pasirnangka Desa Curugbitung Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak Banten

“Kami sering kesulitan dalam mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg, Bahkan saya tidak tahu ada pangkalan gas disini ” Ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat tim transmetro.id mencoba menelusuri kebenaran info tersebut

Baca Juga  Pemerintah Kec. Maja Menggelar Swab Masal Libatkan ASN dan Pemdes Sekecamatan

Usut punya usut tim menemukan keganjilan, dengan ditemukannya rumah yang diakui Sumitra (pemilik) dijadikan pangkalan Gas Elpiji 3 Kg yang papan namanya disembunyikan serta tidak ada satupun Tabung Has Elpiji di tempat tersebut pada Jum’at (22/01/21).

“Muhun tempat mah boga bapa ,tapi di dieu mah teu di tunda urang dieu geh loba nu teu kabagian ” terang Sumitra dalam bahasa daerah

“Iya tempat ini milik saya, tapi disini hanya dijadikan titik penurunan saja tidak pernah menunda tabung gas . Masyarakat disinipun banyak yang tidak kebagian ” menurut Sumitra ketika di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia

Sumitra pun menyebutkan bahwa Setiap mobil truk pengangkut Gas tersebut datang, selalu diikuti Mobil Pick Up dari arah Ciuyah membawa tabung yang kosong dan langsung ditukarkan, lantas Pick Up tersebut pergi membawa tabung Gas Elpiji 3 Kg yang sudah diisi entah kemana.

Baca Juga  Mogok Massal Driver Go-Jek Batal, Ini Alasannya

“Selain itu, saya dijanjikan untuk di berikan uang sewa Rp 150.000 (Seratus Lima puluh ribu rupiah ) perbulan .

sampai saat ini baru tiga kali yang di bayarkan padahal sudah hampir setahun berjalan”, tambahnya dengan wajah kecewa.

Saat di Konfirmasi Via Whast app nomor yang tertera di Papan Nama pangkalan tersebut, tidak ada jawaban sehingga tim mencari alamat yang di berikan Sumitra, orang tersebut sedang tidak ada ditempat

Redaktur, : Tatang Sutendi

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *