Warga Keluhkan Galian Tanah Diduga Tak Berijin, Menanti Tindakan Satpol PP.

oleh -141 views

“Aktivitas galian tanah uruk diduga ilegal, bila hal benar itu dapat melanggar Pasal 158 UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba, di mana ancaman pidananya diatas lima tahun penjara,

Lebak Banten, transmetro.id, Sabtu 23 Januari 2021, Laporan, Reporter Maman

RANGKASBITUNG -Warga keluhkan aktivitas galian tanah di jalan TB Surya Atmaja, di Kampung Kapugeran Gunung Tanjung, samping Kantor Kelurahan Rangkasbitung Barat, Jum’at (22/01/21)

Galian tanah tersebut tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Lebak di berlangsung sejak awal januari 2021 lalu.

“Adanya, ‘aktivitas galian tanah uruk tersebut diduga ilegal, dan bila tanpa izin itu, dapat melanggar Pasal, 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba, dimana ancaman pidananya diatas lima tahun penjara,

Baca Juga  Plt Bupati," Jamin Investasi Di Cianjur

Informasinya untuk penggalian proyek perumahan di Jalan By Pass Soekarno-Hatta Rangkasbitung.

Menurut Edy sebagai warga setempat mengungkapkan, Dengan adanya aktifitas galian tanah ini, Ia merasa  terganggu, karena dampak dari hilir mudik kendaraan truk pengangkut tanah yang berceceran ke jalan,

“Ini bisa menyebabkan bahaya bagi masyarakat karena dapat menimbulkan polusi udara (debu), bila hujan turun pun jalan menjadi licin, sehingga dikhawatirkan pengguna jalan maupun warga setempat tergelincir khususnya pengendara roda dua atau motor,”keluhnya.

Edy menambahkan, lagi pula lokasi galian tanah tersebut,  berdekatan dengan kantor kelurahan Rangkasbitung Barat dan pemukiman warga serta tanah wakaf atau kuburan.

Saya khawatir dari dampak ini, akan terjadi longsor tanah kuburan, dan juga bagi pemilik rumah di lokasi galian juga nmerasa khawatir, apalagi sekarang lagi tinggi-tingginya intensitas hujan,”ujar Edy.

Baca Juga  Sejumlah Tokoh Tanah Air Meminta Tolak Segala Bentuk Kerusuhan

Ia berharap Satpol PP maupun pihak terkait agar dapat menindak tegas dan juga pihak Kelurahan Rangkasbitung Barat,  jangan sampai mereka diam dan seolah tutup mata,keluhnya.

“Saat di konfirmasi Kasat Pol. PP melalui WhatsApp tidak ada, ternyata tidak memberikan tanggapan untuk hak jawab kepada awak media.

Admin : 02

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *