Makna Nuzulul Quran: Agar Alquran Lebih Mudah Dihafal

oleh -55 views

Foto: republika.co.id Senin, 11 May 2020, 13:39 WIB

Bacalah terus Alquran sepanjang hidup, niscaya limpahan kebaikan Tuhan menyertai.

Nasional, transmetro.id, Minggu, 10 Januari 2021 sumber: republika.co.id Senin, 11 May 2020, 13:39 WIB

TRANSMETRO,-Turunnya Alquran ke muka bumi saat perintah Allah SWT diwahyukan kepada Nabi Muhammad shallallahu wa sallam sangatlah indah. Penuh berkah. Lebih baik daripada seribu bulan.

Turunnya wahyu pertama kali diyakini para ulama terjadi pada hari Senin, bulan Ramadhan yang malamnya disebut Alquran sebagai Lailatul Qadar. Diriwayatkan Abu Qatadah, Rasulullah shallallahu wa sallam pernah ditanya tentang puasa hari Senin. Kemudian, beliau menjawab, “Itu adalah hari ketika aku dilahirkan dan hari ketika diturunkan wahyu kepadaku.”

Baca Juga  PLT Bupati Cianjur Kukuhkan Forum Pengurangan Risiko Bencana

Dalam Surah al-Qadr ayat 1: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan”. Sementara, dalam Surah al-Baqarah ayat 185: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan batil) ….”

Alquran diturunkan secara berangsur-angsur. Sedikit demi sedikit sesuai dengan peristiwa, kejadian, dan taklif. Sebagaimana pendapat yang disepakati, turunnya lima ayat-lima ayat, kecuali untuk Surah al-An’am.

Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu menyatakan: Alquran diturunkan lima ayat-lima ayat, kecuali Surah al-An’am. Barang siapa yang menghafalnya lima ayat-lima ayat maka tidak akan melupakannya.

Baca Juga  Plt.Bupati Cianjur, Apresiasi Kolompok Lansia Kp.Tanjung¬† Produksi Makanan

Ada banyak hikmah dari bertahapnya proses pewahyuan. Antara lain, seringnya wahyu turun menjadikan tekad Rasulullah shallallahu wa sallam semakin kuat. Pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa menyertainya.

Selain itu, Rasulullah shallallahu wa sallam dan sebagian besar bangsa Arab saat itu masih ummi.

Karena itu, turun dengan berangsur memudahkan Alquran untuk dihafal dan diajarkan kepada umat. Alquran betul-betul mukjizat kenabian yang luar biasa.

Mukjizat terbesar yang pernah diturunkan kepada nabi dan rasul terakhir yang keberadaannya akan senantiasa terjaga hingga kiamat. Melihatnya akan memperoleh kebaikan yang tiada tara. Membacanya akan mendapatkan sederet kata indah penuh makna.

Apabila menggunakan pendekatan pikiran maka akan diperoleh berbagai pengetahuan yang mulia. Jika menggunakan mata hati, akan tumbuh dalam diri rasa cinta kepada Allah dan seluruh makhluk-Nya. seperti yang dikutip dari, republika.co.id Senin, 11 May 2020, 13:39 WIB

Dan jika melihatnya dengan segenap jiwa batin maka seolah kita sedang berdialog dengan Maha Pencipta. Karena itu, bacalah terus Alquran sepanjang hidup, niscaya limpahan kebaikan Tuhan menyertai. Wallaahu a’lam.2

Baca Juga  Wali Kota Prabumulih Sebut Sukabumi Kaya Destinasi Wisata

Redaktur, Frans Hp.

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *