Jaringan Irigasi Citando Ambrol,Ratusan Hektar Sawah Terancam Tidak Bisa Olah Tanam

oleh -192 views

Sukabumi, transmetro.id, Kamis, 18 Februari 2021, Laporan, Reporter Sopandi.

PALABUHANRATU– Akibat jebolnya jaringan irigasi Citando yang mengambil sumber air dari Sungai Citarik, mengalami ambrol di titik sungai Cilogawa.

Aliran air ke persawahan di sepanjang irigasi tersebut, terancam tidak bisa melakukan olah tanam untuk musim ini. Ada sekitar 150 Hektar sawah dan kebutuhan air warga terdampak,ungkap Kepala Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu, Muhamad Leddy Nurlaedy, Kamis (18/2/2021).

Menurutnya, jaringan irigasi Citando, mengalami jebol sejak Minggu (14/02/21) lalu, terbentang dari batas pengambilan air di sungai Citarik di Desa Cikadu hingga batas Desa Jayanti. Keberadaannya sangat vital karena menjadi sumber utama pengairan padi sawah dan sektor pertanian pendukungnya.

“Imbasnya cukup luas,selain terganggunya pengairan sawah,juga mengganggu sektor yang lainnya,” ungkap Kades.

Ada sekitar 8 ribu warga memanfaatkan jaringan irigasi Citando. Mereka be ada di 4 Kedusunan, 10 RW dan 50 RT.
“Kami telah berupaya menyurati BPBD Kabupaten Sukabumi, untuk memohon bantuan pengadaan 50 set Bronjong. Hal ini untuk memperbaiki sementara,agar irigasi kembali berfungsi. Tidak hanya untuk pengairan sawah, irigasi juga di manfaatkan warga untuk kebutuhan mandi,mencuci dan kolam ikan, ungkapnya.

Untuk antisipasi musim tanam berikutnya, warga pemanfaat irigasi Citando di bawah komando Kepala Desa Citarik,Ketua LPM, para RT dan RW beserta warga sekitar. Mengadakan gotong royong,memperbaiki saluran irigasi yang jebol tersebut.

Seperti pantauan di lapangan ratusan warga mengadakan kegiatan gotong royong di titik sungai Cilogawa,Kamis (18/02/21).

Menurut Ketua LPM Desa Citarik Asep Nurbagelar, menuturkan. Kegiatan gotong royong warga di Desa Citarik,” Alhamdulillah masih berjalan kompak,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua RW setempat Alek DK. “Mengingat kebutuhan air dari sumber irigasi sangat vital,warga antusias sekali melaksanakannya secara sukarela, “imbuhnya.

Redaktur: Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *