Kerja Keras Tim Relawan Tanpa Batas Charity Banten Indonesia Bantu Nengsih

oleh -70 views

Serang. transmetro.id, Minggu,07 Januari 2021, Laporan, Cr.1 Serang Biro Lebak (M Nas)

TRANSMETRO,-Yunengsih (30) atau lebih akrab dipanggil dengan sapaan nengsih, Warga Pampung Singapadu RT. RW. 003, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, 18 tahun lalu tiba-tiba terdapat benjolan di wajahnya. Karena ukurannya kecil Nengsih mengira itu hanya bintitan biasa, namun siapa sangka benjolan tersebut semakin hari semakin tahun membesar. Minggu (07/02/21).

Di umurnya yang baru menginjak (30) tahun terlihat perubahan yang cukup signifikan, badannya kurus tidak seperti anak sebayanya. Benjolan diwajahnya pun semakin membesar, percaya atau tidak, Yunengsih juga tidak merasakan sakit sama sekali di area wajahnya tersebut.

Benjolan yang sebelumnya hanya bengkak di area bawah mata, semakin hari semakin membesar hingga organ mata dan bagian daun telinga nya mulai tertutup mengganggu pendengaran dan penglihatannya. Tak lama setelah memeriksakan diri ke Puskesmas Curug, Kota serang ia harus segera dirujuk ke RS Gatot Subroto.

Baca Juga  KPU Menggelar Acara Simulasi proses pemungutan dan penghitungan suara dimasa pandemic

Saat Nengsih tidak mampu melanjutkan pengobatan ke Jakarta karena terkendala biaya, beruntung ada Tim Relawan Tanpa Batas Charity Banten Indonesia (CBI) bersama Sedekah Terbuka yang membantu. BPJS atas nama Yunengsih yang sempat tidak aktif selama 8 tahun tiga bulan segera dibayar agar bisa kembali aktif.

Menurut perkiraan, saat itu  Nengsih memerlukan biaya Rp 100 juta hingga Rp 150 untuk proses pengobatan, tindakan operasi, hingga biaya hidup selama di Jakarta. Tim Relawan Tanpa Batas Charity Banten Indonesia (CBI) bersama sedekah terbuka pun segera melakukan galang dana melalui Open donasi bersama Sedekah Terbuka.

Pada tanggal  20 September 2020 Nengsih di bawa ke RS Kencana untuk meminta rujukan ke RS Gatot Subroto di Jakarta. Empat bulan setelah itu, tepat tanggal 23 September 2020,  Nengsih dan keluarga tiba di Rumah Sakit Gatot Subroto, Jakarta, untuk melakukan pengobatan operasi tahap satu.

Baca Juga  Sejumlah Masa ARUN Gruduk Perusahaan PT. THTI Kawasan Industri Serang Timur

Keesokan harinya Nengsih langsung menjalani pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk persiapan operasi. Tepat, 28 September 2020, Nengsih masuk rawat inap sebelum menjalani operasi yang akan dilakukan keesokan harinya pada pukul 08.00 Wib, oleh dokter dan tim.

Setelah Operasi, nengsih masih harus melakukan konsultasi ke dokter bedah. Selama 3 bulan dokter terus meninjau perkembangan tumor Nengsih, Saat ini kondisi Nengsih semakin hari semakin membaik.

Dokter menyampaikan masih ada operasi di tahap II pada tahun 2021 Tepatnya bulan Januari, 1 (Satu).

Selama 18 tahun Nengsih berjuang melawan tumor di bagian wajahnya, akhirnya benjolan di wajahnya dapat di angkat melalui proses operasi. Walaupun menurut Diki Nurmansyah S,H, Ketua Umum Charty Banten Indonesia (CBI), pengobatan Nengsih sampai saat ini masih berlanjut karena ada beberapa kali konsultasi yang harus Nengsih jalani.

Baca Juga  Gapensi Peduli Bencana Banjir Berikan Bantuan Paket Sembako

“Nengsih dipastikan akan beberapa kali konsultasi ke dokter saat ini, setelah empat bulan tahap pemulihan mungkin akan berangkat lagi, mohon doanya,” jelas Dicky.

Keberhasilan pengobatan Nengsih sampai saat ini tak lepas dari partisipasi orang-orang dermawan menyisihkan rezekinya melalui penggalangan. dana.

Sahabat, kita juga patut mengapresiasi perjuangan para Relawan Tanpa Batas Charity Banten Indonesia (CBI) yang tak kenal lelah menemani Nengsih berjuang melawan penyakitnya. Semoga kelak diluar sana banyak Nengsih lainnya yang bisa kita bantu. Amin

Redaktur Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *