Pendampingan Pengurusan Izin PIRT Menuju Pengembangan dan Perluasan Pasar Produk UMKM Desa Cidahu

oleh -91 views

Sukabumi, transmetro.id, Sabtu, 27 Maret 2021, Laporan Reporter Mandala.

TRANSMETRO – Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Gizi Universitas Djuanda Bogor melakukan pendampingan pengurusan perijinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi pelaku UMKM di Desa Cidahu Kecamatan Cidahu, Sukabumi dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tanggal 27 Maret 2021. Kegiatan ini dilakukan oleh Arfina Maulidya, Dandi Arifin, Ghina Allifah Putri, Indri Nuraeni, Nuraeni Rahayu, Risni Wulandari Putri dan Trie Lely Agusthini dengan dibimbing oleh Ibu Sri Rejeki Retna Pertiwi Ir. M.S selaku dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Gizi Fakultas Ilmu Pangan Halal Universitas Djuanda.

Kegiatan KKN ini dilaksanakan sejak bulan Maret hingga bulan April. Pada Kuliah Kerja Nyata tersebut mengusung program kerja Sosialisasi PIRT. Dalam melaksanakan kegiatan KKN tersebut mahasiswa dibantu oleh Ketua Desa Cidahu yakni Bapak Asep Saeful Parlan serta Ketua Bumdes Desa Cidahu yakni Bapak Wahyudin mereka pun menjelaskan pentingnya pengurusan izin PIRT bagi pelaku UMKM untuk pengembangan dan perluasan produk.

Sosialisasi ini guna untuk mendorong masyarakat Cidahu khususnya pelaku UMKM selain untuk memberi rasa aman bagi konsumen dan siap bersaing secara global apalagi pasar global ini dikuti oleh berbagai negara di dunia dan kami selaku mahasiswa membantu UMKM masyarakat agar dapat bersaing nantinya melalui “Pendampingan Pengurusan Izin PIRT sebagai Langkah Awal Pengembangan dan Perluasan Pasar Bagi Produk UMKM Desa Cidahu”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh staff jajaran Desa Cidahu, para pelaku UMKM serta tim KKN Universitas Djuanda Bogor. Pendampingan Pengurusan Izin PIRT ini untuk membantu masyarakat pelaku UMKM guna memiliki rasa aman bagi produknya serta menjadikan produk tersebut aman untuk disebar luaskan ke pasaran. Tidak hanya itu dengan dilakukannya pendampingan pengurusan izin PIRT ini akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen untuk pelaku UMKM serta meningkatkan omzet dan keuntungan dalam jangka panjang.

Setelah dilakukan sosialisasi partisipan merasa tertarik untuk memiliki surat izin PIRT untuk UMKM agar produknya memiliki daya jual saing yang tinggi dan memiliki produk yang terjamin keamannya. Harapan melalui kegiatan ini para pelaku home industri memperoleh pengetahuan mengenai prosedur dan persyaratan untuk mengurus izin PIRT, yang pada akhirnya akan meningkatkann daya saing produk. Dari kegiatan tersebut terdaftarnya 2 UMKM di Lembaga OSS dengan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha).

Red. C. Qusyaeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *