Akibat Video Viral Jalan Rusak, Diunggah di Facebook, Seorang Guru Terkena Marah Perangkat Desa

oleh -150 views

Seorang Guru mengunggah video dan foto jalan rusak parah, di desanya,  menjadi Viral di media sosial (Medsos), Ia malah diamuk orang, disebut sebagai perangkat desa.

Sukabumi, transmetro.id, Jumat, 12 Maret 2021.

SUKABUMI,- Seorang guru yang mengunggah video dan foto jalan rusak parah di desanya, kemudian ia diamuk oleh orang yang disebut sebagai perangkat desa,  kini viral di Medsos.

Awalnya video jalan rusak parah ini ditanami pohon pisang oleh warga setempat, itu yang kemudian diunggah di akun Facebook. dilokasi Jalan nampak amat rusak kendaraan lewat pun alami kesulitan.

Setelah itu muncul guru tersebut, bak dihakimi dan dimarah-marahi serta dipertanyakan alasannya mengunggah video jalan rusak diakun medsos.

Baca Juga  Kecanduan Game, Dua Remaja di Bekasi Mengalami Gangguan Jiwa

“Kenapa kok di Facebook, jangan nantang kamu ha,” teriak seorang pria yang dalam video tersebut memarahi si guru.

Si guru SMPN yang kemudian diketahui bernama Eko Purtjahjanto, ia meminta maaf di Facebook dan mengatakan dia tak bermaksud untuk memojokkan siapa pun saat menunjukkan jalan rusak parah itu.

Netizen lalu merespons video tersebut dan banyak memberi dukungan kepada Eko.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa tak ada yang salah dengan mengunggah video dan foto fasilitas umum yang rusak.

Yang lain mengatakan bahwa guru Eko tak perlu meminta maaf, karena hal ini bukan kesalahan justru transparansi demi kemajuan masyarakat.

Ada juga yang menyemangati agar Eko tak perlu takut setelah dimarahi dan ditekan oleh perangkat desa.

Baca Juga  Jazz Family Karaoke Solusi Terbaik Liburan Anda

Sejumlah netizen juga ada yang berkomentar bahwa jalan itu juga sudah banyak dikeluhkan namun tak ada pembenahan sama sekali.

Pada unggahan jalan rusak disebutkan dalam Facebook bahwa lokasinya berada Desa Cijalingan, Sukabumi, Jawa Barat.

Admin : 002

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *