Hari Nelayan Ke-61 Palabuhanratu Di Isi Istigosah Dan Tasyakuran

oleh -45 views

PALABUHANRATU – Perayaan hari Nelayan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Ke-61,yang jatuh pada  6 April 2021,diperingati secara sederhana. Acara digelar di kantor DPC.Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi,di jalan Pelita,kota Palabuhanratu,Selasa (6/4).

Acara diisi dengan santunan simbolis Yatim,Jompo Nelayan, Istigosah dan hikmah Tasyakuran,yang disampaikan oleh KH. Asep Saprudin,S.Kom,ketua DKM Mesjid Agung Palabuhanratu.

Istigosah dan Tasyakuran dengan Thema kegiatan ” Menggali Potensi Meraih Berkah dengan Soliditas dan Sinergitas”.

Menurut Ketua DPC.HNSI Kabupaten Sukabumi,H.Dede Ola,menyebutkan.
Kebetulan bersamaan dengan tahun ke-2 wabah COVID-19,perayaan hari nelayan dua tahun berturut-turut tidak bisa dilaksanakan seperti biasanya.
Hal ini dilakukan,pertama membantu upaya Pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19,yang memang kita butuhkan bersama,bahwa kesehatan itu sangat penting bagi kita semua.

Baca Juga  Dua Warga Berselisih Pasca Pilkades Jayanti, berakhir Damai

Kedua,hari nelayan tidak bisa dikesampingkan,karena hari nelayan ini merupakan bentuk rasa Syukur. Jadi bukan hanya seremonial saja,bukan sekedar meriah-meriahan ataupun ajang promosi budaya.
“Tapi intinya rasa Syukur kami kepada Allah SWT,yang telah memberikan berkah rejeki dari lautan dengan potensi sumber daya melimpah,”ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya,disamping sektor Perikanan,Palabuhanratu khususnya,Kabupaten Sukabumi terdapat beberapa potensi Pariwisata termasuk unsur Kebudayaan lokal. Dikala momen nelayan,biasanya selalu dikolaborasikan agar bagai mana Palabuhanratu dan Kabupaten Sukabumi,terekplor semua potensi yang ada.Baik sektor Perikanan maupun Pariwisatanya.

Walaupun pada perayaan ini dilaksanakan secara sederhana dengan Istigosah dan rasa syukur itu,tidak hanya dilaksanakan pada hari nelayan saja.Tapi ini selalu ada dalam rangkaian kegiatan hari nelayan. Dan salah satu kegiatan yang paling bijak,bisa kita laksanakan saat ini,yaitu dengan cara Istigosah dan Tasyakuran ini.
Harapan kami kedepan,mungkin makna yang paling dalam hubungan dengan Allah SWT,hubungan dengan manusia dan hubungan dengan alamnya. Bisa terealisasi dan terimplementasikan dengan adanya reformasi karakter terutama di pribadi nelayan sendiri.
Terkait apa makna keberkahan yang bisa menggali potensi bisa bermanfaat bagi kita semua.Khususnya bidang Perikanan ini,kami berharap dengan Thema tadi,bisa terbangun sinergitas baik vertikal maupun secara horizontal. Supaya bagai mana potensi kelautan ini bisa bermanfaat,harmonis ke segala penjuru tanpa mengabaikan kelestarian agar bisa berkelanjutan.

Baca Juga  Kereta Api Pangrango Diharapkan Kurangi Beban Lalu Lintas Kota Bogor 

“Harapannya laut  menjadi keberkahan khususnya kepada masyarakat Palabuhanratu yang berprofesi nelayan,umumnya kepada semua masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam acara,Ketua dan jajaran pengurus DPC HNSI Kabupaten Sukabumi,Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi,Camat Palabuhanratu beserta unsur Forkopimcam,Dan Pos AL,Perwakilan PPNP,perwakilan Bank Jabar- Banten,para Anak Yatim dan Jompo nelayan serta undangan terkait lainnya.

Reporter : Sopandi
Editing : Frans Hp

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *