Jokowi Rencana Bentuk Kementrian Investasi, Siap-siap Aja Bakal Jadi Rebutan Partai

oleh -30 views

transmetro – Pengamat Politik Ray Rangkuti menyoroti pembentukan Kementrian Investasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aktivis 98 itu menilai jika Kementrian Investasi sudah dibentuk maka akan jadi rebutan Partai Politik (Parpol).

“Ada kemungkinan jabatan Menteri Investasi akan tetap jadi rebutan parpol,” ujar Ray dihubungi Pojoksatu.id, Selasa (13/4/2021).

Lebih lanjut, Ray mengatakan, perebutan posisi Menteri Investasi ini terjadi karena pos Kementrian baru itu akan lebih banyak mengolah keuangan negara.

“Mengingat betapa strategis posisi ini bagi pengelolaan keuangan negara,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana membentuk Kementerian Investasi.

Rencana pembentukan kementerian baru ini tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh Presiden Jokowi kepada pimpinan DPR pada akhir Maret 2021.

Baca Juga  Peringati Hari Santri, KH Kiki Bangga Pada Pemerintah Sekarang

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Donny Gahral mengatakan, bahwa rencana pembentukan Kementerian Investasi sudah dipikirkan sejak lama.

“Saya kira bukan satu dua hari. Ini satu proses yg cukup makan waktu dan penuh pertimbangan, penuh penggodokan,” kata Donny kepada wartawan, Sabtu (10/4).

Donny menuturkan pembentukan Kementerian Investasi merupakan usulan kolektif dari banyak pihak terkait investasi.

Seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, dan Kementerian Keuangan.

Menurut Donny, tujuan pembentukan kementerian tersebut untuk memperkuat perekonomian nasional, dengan mengolah investasi di satu kementerian.

“Dengan harapan investasi bisa masuk, lapangan kerja tercipta, perekonomian tumbuh,” imbuhnya.

Dengan adanya Kementerian Investasi, Donny menyebutkan Indonesia akan memiliki industri yang berteknologi tinggi di bidang masing-masing, seperti energi hingga agro bisnis.

Baca Juga  Aktivis Senior Sajira,  Yanto Tugiyanto: Sosok Muda H. Aat, Layak Duduk Dikursi Pajagan Satu.

Sehingga akan ada alih teknologi dan alih pengetahuan agar Indonesia memiliki sumber daya manusia yang terampil.

Tentang Penulis: transmetro.id

Jendela Informasi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *