Terorisme Bukan Jalan Kejihadan Melainkan Sebuah Kejahatan

oleh -156 views

Di tengah bangsa Indonesia berjuang melawan Covid 19, kelompok teroris berulah kembali. Mereka melakukan peledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Nasional,transmetro,Jumat 02 April 2021

TRANSMETRO – Di tengah bangsa Indonesia berjuang melawan Covid 19, kelompok teroris berulah kembali. Mereka melakukan peledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Hal demikian membuat kita sebagai umat beragama yang mengemban misi kesejukan dan kedamaian kecewa. Persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah) dan persaudaraan sesama warga negara (ukhuwah wathaniyah) yang kita bangun bersama telah dikoyak oleh oknum yang merasa paling benar dalam menjalankan ajaran agama.

Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) MUI Pusat bersama para
tokoh lintas agama selalu mengajak dan mendorong terciptanya kerukunan
antarumat beragama di Indonesia. Kami terus berupaya agar solidaritas sesama
umat manusia terjaga dan peradaban luhur yang diridhai Tuhan Yang Maha Kuasa
tercipta. Bagi kami, tindakan terorisme bukan hanya bertentangan dengan nilai￾nilai keagamaan melainkan juga bisa menghancurkan peradaban Indonesia dan peradaban dunia.

Baca Juga  Deden Saepudin : SMK Nurul Bayan Tak Hanya Kembangkan Siswa Melanjutkan Kuliah Tapi Cetak Siap Kerja

Setelah dicermati secara seksama, maka kami (para tokoh lintas agama)
mengecam keras tindakan terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar.
Oleh sebab itu, kami menyatakan sikap Mengutuk dan mengecam keras peristiwa teror bom di Gereja Katedral
Makassar.

Terorisme tak dapat dibenarkan sekalipun diacukan pada argumentasi teologis￾keagamaan. Terorisme bukan jalan ke-jihad-an melainkan sebuah kejahatan.

“Dengan ini, aparat keamanan atau para penegak hukum tak perlu ragu untuk
menindak pelaku terorisme agar bisa menghimbau seluruh masyarakat Indonesia termasuk umat beragama untuk tenang, tidak panik, dan tidak takut agar Kuatkan semangat kerukunan,
persaudaraan dan persatuan antar-umat beragama dengan tetap waspada pada
upaya adu-domba yang mengarah kepada kebencian antar-umat beragama.

Baca Juga  Upaya cegah Covid-19 Kapolsek Sagaranten Himbau Masyarakat,

Selanjutnya bisa mendukung dan mendorong pemerintah dan aparat keamanan untuk segera
mengungkap pelaku teror dan melumpuhkan jaringan terorisme di Indonesia ,agar kejadian serupa tak terjadi di masa-masa yang akan datang.
Jakarta,(2/04/2021).

Inilah Para Tokoh Lintas Agama
1. KH. Dr. Yusnar Yusuf (Ketua MUI Pusat)
2.KH. Abdu Manan A. Ghani (Wasekjen MUI Pusat)
3. Pdt. Gomar Gultom, M.Th (Ketum PGI)
4.Pdt. Dr. Albertus Patty MA M.ST (Gereja Kristen Indonesia)
5.Romo Antonius Benny Susetyo (Rohaniawan Katolik)
6. Romo Agustinus Heri Wibowo (Sekretaris Eksekutif Komisi HAK KWI)
7.KRHT P Astono Chandra Dana S.E., MM, MBA (Ketua Parisada Hindu
Dharma Indonesia [PHDI] Pusat)
8. MPU. Suhadi Sendjaja (Ketua Umum Parisadha Budha Dharma Niciren
Syosyu Indonesia [NSI])
9. Ws. Liem Lilianny Lontoh, S.E., M.Ag. (Ketua Hubungan Antar Lembaga dan
Lintas Agama MATAKIN
10. Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, M.Ag (Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat
Beragama MUI Pusat)
11. Dr. H.M. Zainuddin Daulay, M.Hum (Sekretaris Komisi Kerukunan Antar Umat
Beragama MUI Pusat.

Baca Juga  Tingkatkan Disiplin dan Kepatuhan Hukum Prajurit, Pangdam XII/Tpr Buka Secara Resmi Operasi Gaktib dan Yustisi

 

Narsum. : Ali sobiri/Hasan Buhori,M.Hum

Editing : Tatang.Sutendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *