Hingga H+3 Lebaran, 1.076 Kendaraan Dihalau Petugas Gabungan di Perbatasan Sukabumi-Cianjur

oleh -111 views

Transmetro – Sedikitnya 1.076 kendaraan roda empat dan roda dua yang masuk ke wilayah Sukabumi berhasil dihalau petugas gabungan Operasi Lodaya 2021 di perbatasan Sukabumi – Cianjur tepatnya di Posko Penyekatan Dorifah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/05/2021).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni mengatakan dari awal kegiatan Operasi Lodaya Ketupat 2021, mulai per tanggal 06 Mei sampai dengan 15 Mei atau Sabtu tengah malam, totalnya ada 1.076 kendaraan berhasil diputarbalikan. Pengendara itu baik yang hendak mudik Lebaran atau yang akan berwisata ke Sukabumi.

“Selain menghalau para pengendara pemudik, petugas gabungan juga memutarbalikkan kendaraannya yang akan berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Sukabumi,” ucapnya.

Meskipun demikian, lanjut Sumarni, bagi seluruh warga masyarakat, baik pengendara sepeda motor maupun mobil yang memasuki Sukabumi, khususnya akan berwisata dimintai bukti hasil pemeriksaan kesehatannya seperti hasil tes Rapid Antigen. Bila memang ada dan dinyatakan non-reaktif maka mereka bisa melanjutkan perjalanannya. Namun hal ini pun sifatnya tentatif menyesuaikan dengan kondisi tempat wisata bila memang sudah penuh, maka tetap diimbau untuk putar arah kembali ke daerahnya masing-masing.

“Hal ini kami lakukan untuk mencegah kerumunan-kerumunan yang mungkin terjadi di tempat wisata, untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang diakibatkan oleh aktivitas wisata ini,” jelasnya.

Sumarni berharap seluruh warga masyarakat bisa menahan diri untuk tidak beraktivitas. Tidak berwisata dulu untuk mencegah kepadatan maupun kerumunan-kerumunan yang mungkin timbul di kawasan wisata dan akan menciptakan klaster Covid-19 yang baru. Apalagi beberapa tempat wisata di Sukabumi sudah resmi ditutup sementara.

“Dalam pelaksanan pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas gabungan Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, Dishub, Sat Pol PP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah warga luar Kota yang akan berwisata di beberapa titik tempat obyek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *