Kronologi Penemuan Pemburu yang Terjebak 3 Hari Didalam Lubang Sedalam 30 Meter

oleh -103 views

Transmetro – Ijang (39) warga Kampung Sampalan RT 017 RW 005 Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, terperangkap selama 3 hari didalam lubang galian sedalam 30 meter.

lubang tua bekas galian ini telah sejak tahun 2004 silam ditinggal dan tidak terurus hingga bagian muka atas lubang tertutup rumput.

Hal ini diungkap Maja kakek 60 tahun warga setempat, orang yang pertama menemukan Ijang saat terperangkap didalam lubang pada Kamis (20/5) lalu.

Kamis pagi itu, Maja yang tengah panen padi di sawah miliknya mendengar suara minta tolong dari dalam lubang galian yang terletak di areal kebun Blok Pasawahan, Desa Kertajaya Simpenan.

“Sebenarnya sejak hari Rabu, Saya sudah dengar suara orang minta tolong dari kejauhan, namun rekan lain sesama Petani tak mendengar suara tersebut, sehingga akhirnya tak di gubris suara tersebut dan melanjutkan kembali aktifitas kerja,” ujar Maja

Namun kecurigaan timbul, pasalnya di hari sebelumnya (Selasa) ada seorang tamu yang menitipkan motor kepada anaknya di rumah.

“Pada hari Selasa sekitar pukul 12 siang ada yang menitipkan motor, katanya mau berburu karena bawa senapan angin. Sampai Rabu sore motor tersebut tak kunjung diambil, timbullah kecurigaan, jangan-jangan si pemilik motor kena musibah dan suara yang minta tolong adalah pemilik motor,” terang Maja.

Kecurigaan semakin bertambah, hingga Kamis pagi motor tidak diambil pemiliknya.

“Kamis pagi bersama warga Kami melakukan pencarian kearah yang kemarin sempat terdengar minta.

“Kami menemukan bekas kaki di rerumputan, selanjutnya kami ikuti dan ternyata ada sebuah lubang bekas galian yang tertutup rumput,” terangnya.

Selanjutnya sambung Maja, dari dalam lubang galian terlihat ada cahaya, saat di panggil orang dalam lubang meminta tolong.

“Terlihat ada sinar senter dari dalam lubang, lalu saya panggil dan ada yang jawab dari dalam lubang tersebut, kemudian anak saya Barnas turun kedalam lubang, namun tak lama kembali naik karena menurutnya lubang tersebut ada gas asam-nya,”  tutur Maja.

Selanjutnya warga mencari alat bantu oksigen dan menghubungi Kepolisian terdekat.

Dibantu alat genset dengan blower ditiupkan kedalam lobang untuk membuang zat asam didalam lubang tua ini selanjutnya korban di evakuasi menggunakan tambang.

“Dua warga turun menggunakan tambang, ditemukan korban sudah dalam keadaan lemas, dan sulit diajak bicara.

“Keadaan didalam lubang berair, mungkin itu yang menyebabkan korban selamat dari gas alam, karena gas tersebut berada kurang lebih 1 hingga 2 meter di atas permukaan air,” terang Maja.

Ditempat terpisah, Kapolsek Simpenan, Iptu Dadi membenarkan kasus jatuhnya seorang pemburu kedalam lubang tua.

“Kita telah mengevakuasi korban bersama warga sekitar dengan alat seadanya dari dalam lubang yang sudah lama tak digunakan dan sudah tertutup rumput bagian atasnya,” kata Iptu Dadi.

Menurut keterangan korban, sambung Kapolsek Simpenan, sudah tiga hari Dia terjebak didalam lobang tanpa makanan.

Korban dinyatakan selamat, setelah di evakuasi ke Pustu Cigaru Desa Kertajaya untuk selanjutnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu Sukabumi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *