Masyarakat Kota Sukabumi Dihimbau Berhati-hati Menggunakan Medsos

oleh -185 views

Masyarakat Kota Sukabumi Dihimbau Berhati-hati Menggunakan Medsos

Sukabumi, transmetro.id, Senin, 10 Mei 2021, laporan Hendrek Santoso.

TRANSMETRO,-Pembatasan berita hoax melalui media sosial Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi sudah bekerja sama dengan Cybercrime Polri, hal ini diungkapkan sekretaris Diskominfo Kota Sukabumi Kurnia Rahmandani.

Maraknya berita hoax ataupun ujaran kebencian di media sosial, Dani’ menghimbau agar masyarakat Kota Sukabumi untuk berhati hati dalam menggunakan media sosial,

Meskipun minimnya sarana penunjang maupun tenaga ahli dalam pembatasan berita hoax atau ujaran kebencian di medsos, bukan sebuah penghambat kinerja diskominfo kota Sukabumi, yangmana sudah kewajiban kita dalam melaksanakan tugas untuk pembatasan berita berita yang tidak baik’ tuturnya.

Keseriusan Diskominfo Kota Sukabumi, secara ITE sudah melangkah jauh dengan cara membuat website khusus pemerintah kota yaitu kominfo.co.id dan sukabumi kota.co.id, bukan hanya itu saja Pemkot juga sudah menyediakan titik hotspot di lima area yang sudah berjalan’ diantaranya’ alun alun, lapang merdeka, cipoho, Jl.Juanda (Dago) dan di Pokdagrin kota Sukabumi.

Dalam hal mengenali berita berita hoax ataupun ujaran kebencian Dani sudah menghimbau terhadap masyarakat agar membuka website yang sudah di sediakan oleh pemerintah, dengan tujuan agar masyarakat tau mana berita hoax dan berita tidak hoax yang marak saat ini di dunia medsos.

Sementara’ dalam hal pembatasan berita hoax’ diskominfo kota Sukabumi belum memiliki sarana penunjang tersebut, sampai detik ini masih menginduk ke pihak Cybercrime Polri dalam hal menyaring sebuah berita hoax atau tidaknya, karena biaya dalam pembelian alat tersebut bukanlah sedikit melainkan harus merogoh kocek yang sangat fantastis’ ujar Dani.

Belum adanya sarana penunjang maupun tenaga ahli dalam ITE di kota Sukabumi saat ini, Dani’ yakin di ke depan harinya Pemkot akan mampu memilikinya, karena demi keselamatan masyarakat kota Sukabumi dalam menggunakan medsos agar tidak terjebak oleh berita hoax yang saat ini sedang marak.’ tandasnya.

Editing. Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *