Motor Beat Vs Truk Adu Banteng di Cikakak, Ada Korban?

oleh -137 views
Ilustrasi kecelakaan beruntun

Transmetro – Pemotor bernomor polisi F 6598 UBB adu banteng dengan truk pengangkut Gas elpiji di ruas Jalan Cisolok, tepatnya Kampung Cibiu RT. 01/01, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jum’at (21/5/2021).

Kejadian bermula, pengendara roda dua berjenis honda beat yang ditumpangi dua orang melaju dari arah Cisolok menuju Palabuhanratu dengan kecepatan tinggi. Namun, saat melewati tikungan itu datang mobil truk dari arah berlawanan hingga hilang kendali.

“Tiba-tiba ada motor, saya langsung rem mendadak dan kecelakaan tak terhindarkan. Kedua orang itu sudah terkapar di jalan,” kata Supir Gas Elpiji, Dedi Suryadi (60) kepada jurnalsukabumi.com di lokasi

Hasil kejadian tersebut, Truk mengalami rusak pada kaca depan, namun kendaraan roda dua ringsek karena terseret sampai kolong kendaraan.

“Belum tau korban seperti apa, cuma yang dilihat tadi kedua orang itu sudah tergeletak dan langsung ditolong warga,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan warga sekitar, Abdurrahman, dirinya hendak berangkat shalat Jum’at sekitar pukul 11.30 WIB, mendengar suara yang cukup kencang, namun dirinya sempat mengabaikan hal itu karena hendak berangkat ke masjid.

Dari kejauhan dia melihat pengendara sibuk meminta tolong, ternyata ada dua orang yang sedang kesakitan terkapar ditengah jalan.

“Pada saat melihat, kedua korban mengalami luka cukup serius keduanya pun saat kejadian tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Tidak sampai di situ, kata Abdurahman korban yang terkapar sudah dilumuri darah akibat mengalami luka robek di bagian kepala hingga kaki, malah satu diantaranya dikabarkan koma.

“Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu dan barusan kendaraannya pun sudah di angkut pihak kepolisian,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan pada saat dihubungi Jurnalsukabumi.com dirinya belum mendapatkan laporan terkait peristiwa itu dan masih penanganan pihak kepolisian.

“Anggota lg cek TKP belum ada laporan,” singkat Nandang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *