Pemkab Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Persiapan Sukabumi Sehat

oleh -120 views

Transmetro – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Forum Kabupaten Sukabumi Sehat (FKSS) menggelar rapat koordinasi evaluasi Persiapan Kabupaten/Kota Sukabumi Sehat di Aula Gedung Pendopo, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (30/4/21).

“Kami sedang memverifikasi dokumen dan mempersiapkan apa saja materi yang akan dipertanyakan oleh tim Provinsi Jawa Barat berkaitan dengan proses program ODF di Kabupaten Sukabumi yang akan dilaksanakan pada 7 Mei mendatang,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat FKKS, dr Titin, kepada jurnalsukabumi.com seusai acara.

Titin mengatakan awalnya kita sudah menyerahkan dokumen ke provinsi untuk diperiksa pemberkasannya. Ia berharap persyaratan dokumen untuk terverifikasi dapat terpenuhi.

“Kabupaten Sukabumi, dari sisi persiapan dokumennya sudah lengkap. Mulai dari berita acara verifikasi, deklarasi, sertifikat 5 pilar stbm by adres berbasis NIK dan KK sudah diserahkan semuanya dan nanti tinggal menghadapi dari tim provinsi seperti apa penilaiannya,” jelasnya.

Dijelaskan Titin, Kabupaten Sukabumi memiliki kelebihan – kelebihan dibandingkan dengan kota/kabupaten yang lain. Diantaranya mempunyai perdes dan tim kolaborasi di tingkat Kabupaten Sukabumi yaitu Dinkes, Bapeda, DPMD, DLH, Dishub, Satpol PP dan Diskominfo.

“Sikap perilaku masih menjadi karakter masyarakat sehingga menjadi kendala. Kami harus sering memberikan edukasi, salah satunya melalui dengan perdes tadi kalau lengah sedikit saja sikap perilaku itu akan kembali,” ucapnya.

Meskipun demikian walau pun beberapa tempat yang memberi peluang untuk melakukan buang air besar sembarangan dan akan di tegakkan kedisiplinan dari perdes itu dan juga green desain nantinya tidak hanya masyarakat ikut numpang ke fasilitas jamban keluarga tetapi kedepannya masyarakat memiliki jamban yang aman serta sehat.

“Saat ini berbicara akses terdapat sharing sekitar 10 persen masyarakat kabupaten sukabumi masih menggunakan fasilitas umum yang berada di mesjid dan yang lainnya, kedepannya green desain jangka panjangnya seluruh masyarakat memiliki jamban,” tandasnya.

Turut Hadir dalam rapat Koordinasi ini, Ketua Forum Kabupaten Sukabumi Sehat (FKSS) Yani Jatnika Marwan. Selain itu, virtual zoom meeting juga diikuti para camat, kepala puskesmas se-Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Hidup Indonesia (Hakli) Kabupaten Sukabumi, Ujang Soleh Suryaman menambahkan tahapan demi tahapan sudah dilakukan oleh puskesmas – puskesmas.

“Hakli bersama sanitarian telah siap untuk berupaya di lapangan, Kabupaten Sukabumi mempunyai kelebihan dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Optimis kabupaten sukabumi menjadi ODF. Mudah – mudahan dengan dibangunnya kerjasama lintas sektor dengan semua perangkat daerah meminimallisir dari berbagai kendala,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *