Pemuda Pemasok Tramadol ke Geng Motor Sukabumi Dibekuk Polisi

oleh -127 views

Transmetro – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemasok obat terlarang kepada Anggota Geng Motor yang kerap membuat onar.

Adalah DCFP (23) warga Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Dia ditangkap Polisi dengan barang bukti kepemilikan ratusan butir obat jenis Tramadol HCI 50 Mg.

Terduga pelaku ditangkap Sat Narkoba di kawasan Alun-alun Cisaat Kabupaten Sukabumi pada Kamis (27/05/2021) malam lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun TatarSukabumi.ID, terduga Pelaku tertangkap tangan miliki 8 butir Tramadol saat digeledah Polisi.

Barang bukti lain yang diamankan polisi dari tangan Pelaku berupa 1 unit telepon seluler yang diduga sebagai alat transaksi berikut tas selempang dan uang hasil penjualan sebesar 110 ribu rupiah.

Hasil pemeriksaan Petugas, DCFP ternyata merupakan salah seorang anggota komplotan berandalan bermotor yang kerap membuat onar dan meresahkan warga.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan badan terhadap tersangka, Polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah pelaku di wilayah Gunungguruh.

Dari kediaman anggota geng motor ini, Polisi berhasil mengamankan menemukan kembali barang serupa Tramadol HCI 50 Mg sebanyak 100 butir.

Kepada Polisi Tersangka mengaku membeli barang tersebut dari seseorang berinisial J seharga satu juta seratus ribu rupiah.

Terkait keikutsertaannya bergabung menjadi anggota salah satu geng motor, DCFP mengaku sengaja ikut geng motor untuk memuluskan niatnya mengedarkan atau memasok sediaan farmasi tanpa izin kepada anggota gerombolan bermotor.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Ma’ruf Murdianto membenarkan Jajarannya berhasil menangkap terduga pemasok obat obatan terlarang sekaligus anggota salah satu geng motor yang kerap membuat resah warga.

“Pada hari Kamis tanggal 27 Mei sekitar jam 7 malam, kami berhasil mengamankan terduga pelaku berikut barang bukti sediaan farmasi jenis obat Tramadol HCI 50Mg sebanyak 108 butir dari tangan Pelaku,” ungkap Ma’ruf, Sabtu (29/05/2021).

Menyusul kemudian, Polisi juga mengamankan barang yang sama, yang dipesan terduga yang dibeli secara online.

“Selanjutnya Kami juga berhasil mengamankan barang bukti sediaan farmasi lainnya berupa 500 butir obat Tramadol HCI 50 Mg yang pelaku beli secara online.

“Jadi keseluruhan barang bukti sediaan farmasi tanpa izin edar yang berhasil kami amankan dari pelaku adalah sebanyak 608 butir,” pungkas Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota.

Pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan Polisi.

Terduga pelaku terancam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *